MAKASSAR, NALARMEDIA – NIPAH PARK kembali menghadirkan ajang olahraga terbesar yang dinanti masyarakat Sulawesi Selatan.
Memasuki penyelenggaraan tahun kelima, Pekan Olahraga NIPAH 2026 resmi digelar pada 17–19 Juli 2026 dengan menghadirkan 25 kategori olahraga yang terdiri dari 17 cabang kompetisi dan 8 cabang eksebisi, sekaligus mengusung kampanye keberlanjutan bertajuk “Game On, Waste Gone”.
Mengusung konsep yang memadukan olahraga, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan, Pekan Olahraga NIPAH 2026 tidak hanya menjadi panggung kompetisi bagi para atlet dan komunitas olahraga, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru yang mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup aktif sekaligus lebih peduli terhadap keberlanjutan.
Sejak pertama kali digelar pada 2022, Pekan Olahraga NIPAH lahir sebagai bentuk apresiasi terhadap komunitas olahraga yang tumbuh bersama NIPAH PARK. Kini, ajang tersebut berkembang menjadi salah satu agenda tahunan terbesar yang menghadirkan ruang publik inklusif bagi masyarakat untuk berolahraga, berkolaborasi, dan membangun interaksi sosial.
Perjalanan itu tercermin dari pertumbuhan jumlah cabang olahraga yang meningkat dari 18 cabang pada 2022 menjadi 27 cabang pada 2025, dengan total 7.638 atlet telah berpartisipasi dan lebih dari 205 ribu pengunjung memadati berbagai rangkaian kegiatan selama empat tahun terakhir.
Tahun ini, masyarakat dapat menikmati beragam cabang olahraga, mulai dari olahraga beregu, bela diri, olahraga raket, e-sports, olahraga rekreasi, hingga berbagai kelas kebugaran yang terbuka bagi seluruh kalangan usia.
Property General Manager NIPAH PARK & Office, Aswan Amiruddin, mengatakan konsistensi penyelenggaraan Pekan Olahraga NIPAH merupakan bagian dari komitmen NIPAH PARK menghadirkan ruang publik yang hidup, inklusif, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Bagi kami, Pekan Olahraga NIPAH tidak pernah hanya tentang menyelenggarakan pertandingan. Yang ingin kami bangun adalah ruang yang terus hidup—ruang yang dipenuhi aktivitas, menjadi tempat komunitas bertumbuh, melahirkan prestasi, dan menciptakan interaksi yang bermakna. Ketika sebuah ruang benar-benar digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, di situlah ruang tersebut memiliki arti,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pekan Olahraga NIPAH akan terus dikembangkan agar tetap relevan dengan kebutuhan komunitas dan gaya hidup masyarakat yang terus berkembang.
Semangat tersebut melahirkan tema “Game On, Waste Gone”, sebuah kampanye yang menegaskan bahwa sebuah event tidak hanya menghadirkan euforia pertandingan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Sebagai kawasan mixed-use dan shopping lifestyle destination yang mengusung konsep green building, NIPAH PARK menggandeng RASAPASAR dalam menghadirkan berbagai inovasi berbasis keberlanjutan.
Melalui kolaborasi tersebut, limbah plastik, material promosi bekas, sisa produksi, hingga berbagai properti kegiatan sebelumnya diolah menjadi medali, merchandise, signage, serta instalasi seni yang menghiasi seluruh area penyelenggaraan Pekan Olahraga NIPAH 2026.
Sales & Marketing General Manager Kalla Property, Rasmila Sari Suaib, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen NIPAH PARK untuk menghadirkan ruang publik yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
“Kami menyadari bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Melalui Pekan Olahraga NIPAH, kami memulai dari hal-hal yang paling dekat dengan aktivitas kami sendiri. Harapannya, masyarakat tidak hanya menikmati pertandingan, tetapi juga menyadari bahwa setiap aktivitas memiliki dampak dan setiap dampak memberi kesempatan bagi kita untuk menjadi lebih baik,” tuturnya.
Sementara itu, Creative Director RASAPASAR, Reza Enem, menjelaskan kolaborasi ini mengusung konsep “Bekas Pakai Alih Fungsi”, yakni mengubah berbagai material bekas menjadi karya yang memiliki fungsi dan nilai baru.
Menurutnya, limbah elektronik, material promosi, furnitur usang, limbah industri, hingga botol plastik pascakonsumsi disulap menjadi berbagai elemen kreatif seperti medali, instalasi seni, dan penunjuk arah yang dapat dinikmati pengunjung selama kegiatan berlangsung.
“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa material bekas bukanlah akhir dari sebuah fungsi. Dengan kreativitas dan kolaborasi, setiap material masih memiliki kesempatan untuk bercerita kembali,” ungkap Reza.
Tak hanya menyajikan puluhan pertandingan olahraga, Pekan Olahraga NIPAH Season 2026 juga diramaikan dengan berbagai aktivitas komunitas, hiburan, creative experience, hingga upcycled art installation yang tersebar di sejumlah titik kawasan NIPAH PARK.
Melalui penyelenggaraan tahun kelimanya, NIPAH PARK berharap Pekan Olahraga NIPAH terus menjadi ruang yang menghidupkan komunitas, membuka peluang kolaborasi baru, serta menginspirasi masyarakat bahwa olahraga, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan. (red)















