KENDARI, NALARMEDIA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kendari dan Karang Taruna BASKARA Kelurahan Kendari Caddi, PLN meluncurkan program “Kendari Caddi Bangkit Berdaya Bersama Menuju Indonesia Maju” yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Program yang berlangsung pada 3–4 Juli 2026 di Kelurahan Kendari Caddi tersebut diikuti oleh 40 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.
Selama dua hari, peserta memperoleh pelatihan intensif mulai dari digitalisasi usaha, manajemen bisnis, strategi pemasaran, branding, teknik pengemasan produk, hingga pengurusan legalitas usaha.
Tak hanya memberikan pembekalan, PLN juga menyerahkan bantuan mesin utama produksi kepada sejumlah UMKM binaan sebagai bentuk dukungan nyata untuk meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi operasional, dan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Mewakili Wali Kota Kendari, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, S.E., mengapresiasi langkah PLN yang dinilai memberikan kontribusi besar dalam memperkuat sektor UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian daerah.
Menurutnya, pengembangan UMKM tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, lembaga keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Pemerintah Kota Kendari menyambut baik inisiatif PLN yang terus hadir mendampingi para pelaku UMKM. Program seperti ini memiliki dampak besar karena tidak hanya meningkatkan kapasitas pelaku usaha, tetapi juga memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan usaha masyarakat. Kemajuan UMKM membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, lembaga keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan agar pelaku usaha memperoleh akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, pendampingan, teknologi, serta pemasaran. Kami berharap kemitraan seperti ini terus diperkuat sehingga semakin banyak produk unggulan Kota Kendari mampu menembus pasar regional maupun nasional,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan bahwa Program TJSL merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM.
Ia menekankan bahwa PLN tidak hanya berperan menyediakan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga berupaya menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“PLN tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui Program TJSL ini, kami tidak hanya menghadirkan pelatihan dan pendampingan, tetapi juga memberikan bantuan mesin utama produksi sebagai bentuk dukungan nyata agar pelaku UMKM mampu meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, dan daya saing usahanya. Kami berharap program ini dapat melahirkan UMKM yang semakin mandiri, mampu memperluas pasar, menciptakan peluang kerja baru, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Kota Kendari,” kata Edyansyah.
Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya Diana Novita (28), pelaku UMKM kuliner, yang mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru untuk mengembangkan usahanya.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Selain mendapatkan materi yang aplikatif mengenai pengelolaan dan pengembangan usaha, saya juga dapat bertukar pengalaman dengan pelaku UMKM dari berbagai bidang. Bantuan mesin produksi yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan kapasitas usaha dan kualitas produk. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak UMKM yang memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang, dan mampu bersaing di pasar yang lebih kompetitif,” ungkap Diana.
Melalui sinergi antara PLN, Pemerintah Kota Kendari, dan Karang Taruna BASKARA, program “Kendari Caddi Bangkit Berdaya Bersama Menuju Indonesia Maju” diharapkan mampu melahirkan UMKM yang lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
Dukungan berupa pelatihan, pendampingan, hingga bantuan mesin produksi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas usaha, memperluas akses pasar, membuka peluang ekonomi baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. (rls/red)















