Bosowa Education Luncurkan Sistem Purchase Request Digital, Percepat Transformasi Administrasi yang Efisien dan Transparan

Bosowa Education terus memperkuat langkah transformasi digital di lingkungan organisasinya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi dan Soft Launching Sistem Purchase Request (PR) terbaru yang akan menggantikan sistem pengajuan Purchase Request pada platform SISMIK.
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA – Bosowa Education terus memperkuat langkah transformasi digital di lingkungan organisasinya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi dan Soft Launching Sistem Purchase Request (PR) terbaru yang akan menggantikan sistem pengajuan Purchase Request pada platform SISMIK.

Kegiatan berlangsung di Student Lounge Lantai 1 Gedung 1 Universitas Bosowa, Kamis (23 Juli 2026).

Peluncuran sistem baru ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan tata kelola administrasi yang lebih modern, efisien, transparan, terintegrasi, serta mudah diakses oleh seluruh unit kerja di lingkungan Bosowa Education.

Kegiatan dihadiri oleh Division Head Finance, Accounting & IT Bosowa Education Asriani Saleh, Division Head Human Resource & General Affair Darmawan Dahlan, Division Head Marketing & Communication Andi Erwin Nuryadin, S.T., M.Si., seluruh Head of Department, Head of Section/Officer, serta staf dan Person in Charge (PIC) dari berbagai departemen.

Sistem Purchase Request terbaru dirancang untuk menyederhanakan proses pengajuan kebutuhan barang maupun jasa, mempercepat alur persetujuan, sekaligus meningkatkan koordinasi antarunit kerja dalam proses pengadaan.

Dalam sambutannya, Division Head Finance, Accounting & IT Bosowa Education, Asriani Saleh, menegaskan bahwa digitalisasi administrasi merupakan bagian dari transformasi organisasi yang terus dikembangkan guna menciptakan tata kelola yang lebih modern dan akuntabel.

Menurutnya, implementasi sistem baru tidak sekadar mengganti aplikasi, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih efektif, cepat, dan berbasis data.

“Transformasi digital harus mampu memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna. Sistem Purchase Request yang baru ini kami hadirkan agar proses pengajuan menjadi lebih sederhana, transparan, dan dapat dipantau secara real time. Harapannya, seluruh unit kerja dapat bekerja lebih efektif dengan sistem yang terintegrasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh pengguna agar implementasi sistem dapat berjalan optimal sejak tahap awal.

Sementara itu, Head of IT Department Bosowa Education, Humaidid Muhajir, S.Si., M.M., menjelaskan bahwa sistem terbaru dikembangkan berdasarkan kebutuhan operasional yang dihadapi setiap unit kerja.

Berbagai penyempurnaan dilakukan, mulai dari tampilan antarmuka (user interface), alur persetujuan (approval workflow), hingga fitur pelacakan status pengajuan yang kini lebih informatif dibandingkan sistem sebelumnya.

“Kami mendesain sistem ini agar lebih mudah digunakan oleh seluruh pengguna tanpa mengurangi aspek kontrol dan akuntabilitas. Setiap proses pengajuan dapat dipantau secara digital sehingga mempercepat koordinasi sekaligus meminimalkan potensi kesalahan administrasi,” jelasnya.

Pada sesi sosialisasi, peserta mendapatkan penjelasan menyeluruh mengenai mekanisme penggunaan aplikasi, mulai dari proses pengajuan Purchase Request, tahapan persetujuan, pemantauan status dokumen, hingga berbagai fitur yang mendukung kelancaran administrasi.

Turut memberikan materi, Head of Communication Bosowa Education, Tri Imam Fachrurrazi M., S.I.Kom., menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan komunikasi dan kemampuan adaptasi seluruh pengguna.

“Transformasi digital akan berjalan efektif apabila seluruh pengguna memahami tujuan perubahan yang dilakukan. Karena itu, komunikasi yang baik menjadi kunci agar implementasi sistem baru dapat diterima dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh unit kerja,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Head of Marketing Department Bosowa Education, Dian Putri Mustafa, S.I.Kom., M.M.

Menurutnya, digitalisasi layanan internal merupakan bagian dari penguatan budaya organisasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Ia menilai sistem Purchase Request terbaru akan memberikan pengalaman yang lebih baik melalui proses administrasi yang lebih praktis, cepat, dan terdokumentasi dengan baik.

“Setiap inovasi digital yang dikembangkan Bosowa Education selalu berorientasi pada peningkatan kualitas layanan internal. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, proses administrasi diharapkan menjadi lebih efisien sehingga setiap unit dapat lebih fokus pada pencapaian target dan peningkatan kinerja organisasi,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui demonstrasi penggunaan aplikasi, diskusi, serta sesi tanya jawab. Berbagai masukan dari peserta turut menjadi bagian dari penyempurnaan sistem sebelum diterapkan secara penuh di seluruh unit kerja Bosowa Education.

Melalui peluncuran Sistem Purchase Request (PR) terbaru ini, Bosowa Education kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital yang mendukung tata kelola organisasi yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Implementasi sistem tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada pelayanan prima di seluruh ekosistem Bosowa Education. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *