GOWA, NALARMEDIA – Keselamatan berkendara harus menjadi kebiasaan dalam setiap perjalanan, termasuk saat mengantar dan menjemput anak ke sekolah.
Berangkat dari semangat tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menggelar edukasi safety riding kepada sekitar 30 orang tua murid SMAN 20 Gowa, Rabu (22 Juli 2026).
Kegiatan yang dipandu oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny, ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman.
Dalam sesi edukasi, Wanny menyoroti kebiasaan yang masih sering dilakukan masyarakat, yakni mengabaikan penggunaan helm saat berkendara karena merasa tujuan yang ditempuh hanya berjarak dekat.
Menurutnya, anggapan tersebut merupakan pola pikir yang harus diubah karena risiko kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kapan saja, tanpa memandang jauh atau dekatnya perjalanan.
“Helmet bukan digunakan untuk mencegah kecelakaan, melainkan untuk mengurangi risiko fatal ketika kecelakaan benar-benar terjadi. Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak memakai helm hanya karena jarak tempuh dekat. Setiap perjalanan memiliki potensi risiko yang sama,” jelas Wanny.
Selain pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, peserta juga dibekali pemahaman mengenai perlengkapan berkendara lainnya, seperti jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.
Menurut Wanny, perlengkapan tersebut berfungsi melindungi tubuh dan dapat mengurangi tingkat cedera apabila terjadi kecelakaan di jalan raya.
Ia juga menekankan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga oleh kedisiplinan dalam mempersiapkan diri sebelum berkendara serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Sementara itu, Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan bahwa edukasi kepada para orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan keluarga.
Menurutnya, orang tua merupakan teladan pertama bagi anak-anak dalam membentuk kebiasaan dan perilaku saat berada di jalan raya.
“Melalui edukasi ini, kami ingin mengajak para orang tua untuk menjadi teladan dalam menerapkan budaya #Cari_Aman. Ketika orang tua terbiasa menggunakan helm dan perlengkapan berkendara yang lengkap, anak-anak juga akan tumbuh dengan pemahaman bahwa keselamatan adalah prioritas,” ujar Habib.
Ia berharap kesadaran tersebut tidak hanya diterapkan saat melakukan perjalanan jauh, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk saat mengantar maupun menjemput anak ke sekolah.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi keselamatan berkendara kepada berbagai kalangan masyarakat.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan helmet dan perlengkapan berkendara secara lengkap, Asmo Sulsel berharap budaya #Cari_Aman semakin mengakar dan mampu berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Selatan.
Edukasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan bukan ditentukan oleh panjang atau pendeknya perjalanan, melainkan oleh kedisiplinan setiap pengendara dalam menerapkan budaya berkendara yang aman demi melindungi diri sendiri maupun orang lain di jalan. (ADV)















