BONE, NALARMEDIA – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), kembali menunaikan Salat Jumat di Masjid Al-Hijrah, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Jumat (24 Juli 2026).
Momen tersebut bukan sekadar ibadah berjamaah, tetapi juga menjadi perjalanan penuh makna yang mengingatkan dirinya pada sejarah lahirnya masjid yang kini menjadi salah satu pusat aktivitas keagamaan masyarakat setempat.
Di hadapan jamaah, BupAAS kembali mengenang perjalanan spiritual yang mengiringi berdirinya Masjid Al-Hijrah.
Baginya, masjid tersebut memiliki ikatan emosional yang kuat karena sejak masih menjabat sebagai Camat Barebbo, ia telah memendam harapan agar di sekitar Jalan Kol. Pol. Andi Dadi berdiri sebuah rumah ibadah yang dapat menjadi pusat pembinaan umat.
Harapan itu mulai menemukan jalannya ketika ia menerima amanah atas sebidang tanah wakaf.
Dari amanah tersebut, lahirlah gagasan membangun sebuah masjid yang kelak menjadi simbol hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Kesempatan untuk merealisasikan cita-cita itu datang saat Andi Asman dipercaya sebagai Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Bone.
Pada masa itulah pembangunan Masjid Al-Hijrah mulai dirintis hingga peletakan batu pertama yang turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Dalam proses pembangunannya, muncul nama “Al-Hijrah” yang kemudian dipasang di bagian depan masjid melalui sebuah spanduk.
Nama tersebut dipilih dengan penuh keikhlasan dan doa agar masjid menjadi simbol perubahan menuju kebaikan, baik bagi masyarakat maupun generasi mendatang.
Warga Lorong II Jalan Kol. Pol. Andi Dadi saat itu juga menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan masjid.
Mereka meyakini bahwa nama Al-Hijrah akan membawa keberkahan dan menjadi pusat syiar Islam di lingkungan tersebut.
Sebelum dipercaya memimpin Kabupaten Bone, Andi Asman dikenal rutin melaksanakan salat berjamaah di Masjid Al-Hijrah.
Dalam setiap kesempatan, ia selalu meminta doa dari para jamaah agar diberikan kemudahan dalam setiap amanah yang dijalankan serta berharap dapat terus menyempurnakan pembangunan masjid tersebut.
Bagi Bupati Bone, Masjid Al-Hijrah bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga merupakan tonggak spiritual yang mengajarkan pentingnya membangun hubungan yang erat antara manusia dengan Sang Pencipta.
“Masjid Al-Hijrah adalah tempat yang selalu mengingatkan kita bahwa setiap ikhtiar harus diawali dengan doa dan niat yang tulus. Ketika hubungan dengan Allah SWT terjaga, maka Insya Allah setiap doa terbaik akan diijabah,” ungkapnya.
Usai Salat Jumat, Andi Asman kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan Masjid Al-Hijrah.
Ia menginisiasi rencana pembangunan plafon masjid sekaligus melanjutkan penataan pelataran yang sebelumnya telah dikerjakan agar semakin nyaman digunakan oleh jamaah.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa perhatian Bupati Bone terhadap pembangunan tidak hanya menyentuh sektor infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembinaan kehidupan keagamaan sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat Bone yang religius, harmonis, dan berkarakter. (red)















