PT Vale Perkuat Kompetensi Jurnalis dan Tunjukkan Praktik Tambang Berkelanjutan di Sorowako

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem informasi publik melalui penyelenggaraan Upskilling & Site Visit Media di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, pada 26–28 Juli 2026.
banner 325x300

LUWU TIMUR, NALARMEDIA – Di era banjir informasi digital, kebutuhan akan informasi publik yang akurat, kredibel, dan berbasis fakta semakin mendesak.

Menjawab tantangan tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem informasi publik melalui penyelenggaraan Upskilling & Site Visit Media di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, pada 26–28 Juli 2026.

Kegiatan yang telah memasuki tahun ketiga ini menggandeng Tempo Institute dan diikuti oleh 40 jurnalis dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi insan pers, khususnya dalam peliputan investigatif, teknik verifikasi data, serta penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Tak hanya mendapatkan materi di ruang kelas, para peserta juga diajak mengunjungi langsung area operasional PT Vale di Sorowako.

Mereka melihat secara langsung praktik pertambangan berkelanjutan serta berbagai program Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan, sehingga memperoleh gambaran utuh mengenai implementasi prinsip keberlanjutan di lapangan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat Hari Ulang Tahun ke-58 PT Vale yang mengusung tema “Tangguh dan Bertanggung Jawab: Tumbuh dengan Integritas, Memimpin dengan Tanggung Jawab”.

Tema tersebut menegaskan bahwa integritas tidak hanya diwujudkan melalui tata kelola perusahaan yang baik, tetapi juga lewat keterbukaan informasi dan kemitraan yang konstruktif dengan media.

Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, menegaskan bahwa media memiliki posisi strategis dalam membangun kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang independen dan berbasis fakta.

“Tema HUT ke-58 PT Vale menjadi pengingat bahwa integritas harus tercermin dalam setiap aspek bisnis kami, termasuk cara kami membangun komunikasi dengan publik. Kami percaya kepemimpinan yang bertanggung jawab harus ditopang oleh keterbukaan informasi, sementara integritas diwujudkan melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan berbasis fakta. Karena itu, media merupakan mitra strategis dalam membangun kepercayaan publik,” ujar Yusri.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan jurnalistik peserta, tetapi juga memperkaya perspektif mereka setelah melihat langsung bagaimana komitmen keberlanjutan diterapkan di lapangan.

Apresiasi terhadap inisiatif PT Vale juga datang dari Redaktur Pelaksana Tempo, Raymundus Rikang.

Ia menilai pelatihan tersebut menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas jurnalisme, khususnya di bidang investigasi.

“Pelatihan ini sangat penting bagi wartawan untuk meningkatkan skill mereka khususnya liputan investigasi. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan langkah PT Vale dalam melaksanakan kegiatan ini patut diapresiasi karena tidak banyak perusahaan yang terbuka untuk mendukung peningkatan kompetensi investigasi bagi wartawan,” ungkap Raymundus.

Proyek Sorlim Terus Bergerak, Perkuat Hilirisasi Industri Nikel Nasional

Dalam sesi pemaparan, Senior Manager Construction Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite (Sorlim) PT Vale Indonesia, Ridwan Banda, menjelaskan perkembangan proyek strategis Sorowako Limonite (Sorlim) yang menjadi bagian penting dalam mendukung agenda hilirisasi nasional.

Proyek tersebut mengintegrasikan pengembangan tambang limonit di Blok Sorowako dengan pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) bersama mitra strategis.

Bijih nikel kadar rendah (limonit) akan diolah menjadi produk bernilai tambah yang dibutuhkan industri kendaraan listrik dan transisi energi global.

Ridwan mengungkapkan, pembangunan fasilitas HPAL di kawasan industri Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan progres yang positif.

“Konstruksi tambang telah mencapai 50,5 persen dan ditargetkan selesai pada kuartal II 2027, sementara pembangunan fasilitas HPAL telah mencapai 19,3 persen dengan target penyelesaian pada kuartal IV 2027,” jelasnya.

Menurutnya, proyek tersebut menjadi bukti komitmen PT Vale dalam menghadirkan pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan prinsip keselamatan kerja, tata kelola yang baik, dan keberlanjutan lingkungan.

Pembangunan Beriringan dengan Pemberdayaan Masyarakat

Selain fokus pada pengembangan industri, PT Vale juga memastikan manfaat proyek dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar melalui berbagai program sosial dan lingkungan.

Perusahaan menjalankan beragam program pemberdayaan, mulai dari pendampingan pertanian dan peternakan organik, pelestarian ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove, transplantasi terumbu karang, hingga pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Di bidang pengembangan sumber daya manusia, PT Vale telah memberikan pelatihan keterampilan bersertifikat kepada lebih dari 500 masyarakat, serta menyalurkan beasiswa kepada lebih dari 1.000 penerima manfaat di berbagai jenjang pendidikan.

Tak hanya itu, perusahaan juga aktif mendukung percepatan penurunan stunting bersama para pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pelatihan, pendampingan, dan perluasan akses pasar.

Melalui berbagai program tersebut, PT Vale menegaskan bahwa keberhasilan proyek strategis nasional tidak hanya diukur dari kemajuan konstruksi maupun capaian bisnis, tetapi juga dari kemampuan menciptakan shared value bagi masyarakat dan lingkungan.

Dengan mengusung semangat “Tumbuh dengan Integritas”, PT Vale terus berupaya memastikan bahwa pertumbuhan perusahaan berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Luwu Timur. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *