MAKASSAR, NALARMEDIA – Cuaca panas yang dalam beberapa waktu terakhir melanda Kota Makassar dan sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Menyikapi kondisi tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengajak masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, untuk lebih peduli terhadap keselamatan berkendara dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman.
Suhu udara yang tinggi membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat meningkatnya produksi keringat. Jika tidak diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup, pengendara berisiko mengalami dehidrasi ringan yang dapat memicu rasa lemas, mengantuk, hingga menurunkan konsentrasi saat berada di jalan.
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena dapat meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan, terutama bagi pengendara yang menempuh perjalanan jauh atau berkendara di tengah kepadatan lalu lintas.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, Asmo Sulsel mengimbau para pengendara agar selalu mempersiapkan kondisi fisik sebelum berkendara.
Pengendara dianjurkan memastikan tubuh dalam keadaan sehat, mengonsumsi air putih yang cukup, serta tidak memaksakan diri mengendarai sepeda motor ketika merasa lelah atau kurang fit.
Untuk perjalanan jarak jauh, pengendara juga disarankan beristirahat secara berkala di tempat yang aman agar kondisi tubuh kembali prima sebelum melanjutkan perjalanan.
Selain menjaga kebugaran tubuh, penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap tetap menjadi kewajiban meskipun cuaca sedang panas.
Helmet berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu dinilai tetap penting digunakan karena tidak hanya melindungi dari paparan sinar matahari, tetapi juga dapat mengurangi risiko cedera apabila terjadi kecelakaan.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, menegaskan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga dipengaruhi kondisi fisik pengendaranya.
“Cuaca panas dapat membuat tubuh lebih cepat lelah dan kehilangan konsentrasi apabila pengendara tidak menjaga kondisi fisiknya. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi, tidak memaksakan diri berkendara saat merasa lemas atau mengantuk, serta tetap menggunakan perlengkapan berkendara secara lengkap. Keselamatan selalu menjadi prioritas, apa pun kondisi cuacanya,” ujar Habib.
Sementara itu, Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan kampanye #Cari_Aman terus digencarkan sebagai upaya membangun budaya berkendara yang lebih aman di tengah masyarakat.
Menurutnya, edukasi keselamatan harus terus disesuaikan dengan kondisi yang sedang dihadapi masyarakat, termasuk menghadapi cuaca panas yang saat ini melanda berbagai daerah.
“Melalui kampanye #Cari_Aman, kami ingin terus mengingatkan bahwa keselamatan berkendara dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk mempersiapkan kondisi tubuh sebelum bepergian. Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa faktor cuaca juga perlu menjadi perhatian saat berkendara, sehingga setiap perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tetap menyenangkan,” kata Antofany.
Asmo Sulsel berharap budaya mengutamakan keselamatan dapat menjadi kebiasaan dalam aktivitas berkendara sehari-hari. Dengan tubuh yang sehat, perlengkapan keselamatan yang lengkap, serta perilaku berkendara yang bertanggung jawab, risiko kecelakaan dapat diminimalkan sehingga semangat #Cari_Aman terus menjadi bagian dari budaya berlalu lintas masyarakat. (ADV)















