MAKASSAR, NALARMEDIA – Politeknik Bosowa (Poltekbos) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama PT Barakah Niaga Semen (BNS) di Menara Bosowa, Senin (3 Agustus 2026).
Kesepakatan kerja sama ditandatangani langsung oleh Direktur Politeknik Bosowa, Dr. Ir. Isminarti, S.T., M.T., bersama Direktur PT Barakah Niaga Semen, Anton Prakoso, serta disaksikan jajaran pimpinan dari kedua institusi.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, melalui sinergi antara dunia akademik dan dunia industri.
Direktur Politeknik Bosowa, Dr. Ir. Isminarti, menegaskan bahwa kemitraan dengan sektor industri merupakan elemen penting dalam menciptakan pendidikan vokasi yang berkualitas, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menjalankan Tri Dharma. Kehadiran mitra industri menjadi kunci untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, penelitian yang aplikatif, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata,” ujarnya.
Melalui kerja sama tersebut, Poltekbos dan PT Barakah Niaga Semen akan mengembangkan berbagai program kolaboratif. Pada bidang pendidikan, kedua pihak akan melakukan penyelarasan kompetensi, menghadirkan kuliah praktisi, hingga mengembangkan pembelajaran berbasis industri agar lulusan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja.
Sementara itu, pada bidang penelitian, kolaborasi difokuskan pada pengembangan riset terapan yang mampu menjawab tantangan dunia usaha sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi.
Adapun pada bidang pengabdian kepada masyarakat, kedua institusi akan bersinergi dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat dengan menggabungkan keahlian akademisi dan pengalaman praktis dari sektor industri.
Direktur PT Barakah Niaga Semen, Anton Prakoso, menyampaikan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan memiliki daya saing tinggi.
Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri tidak hanya memperkuat kualitas lulusan, tetapi juga membuka ruang lahirnya inovasi yang memberikan manfaat bagi dunia usaha, dunia pendidikan, dan masyarakat secara luas.
Kerja sama ini sekaligus mempertegas komitmen Politeknik Bosowa sebagai perguruan tinggi vokasi yang mengedepankan kolaborasi strategis, inovasi, serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai fondasi dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional. (rls/red)















