PERMABUDHI Gelar Munas III di Jakarta, Perkuat Persatuan Umat Buddha dan Kontribusi untuk Bangsa

Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III pada 22–23 Agustus 2026 di Wisdom Hall, Tzu Chi Secondary School, Pantai Indah Kapuk, Jakarta.
banner 325x300

JAKARTA, NALARMEDIA – Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III pada 22–23 Agustus 2026 di Wisdom Hall, Tzu Chi Secondary School, Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

Mengusung tema “Bersatu dalam Dhamma, Berkarya untuk Bangsa”, forum tertinggi organisasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mempertegas peran umat Buddha dalam mendukung pembangunan nasional.

Munas III akan diikuti oleh delegasi dari 37 provinsi, yang terdiri atas jajaran Pengurus Pusat dan Pengurus Daerah PERMABUDHI, tokoh-tokoh umat Buddha, serta perwakilan berbagai majelis, organisasi, dan lembaga Buddhis di Indonesia.

Kehadiran peserta dari seluruh penjuru Tanah Air mencerminkan semangat persatuan, kebersamaan, dan komitmen membangun organisasi yang semakin profesional serta adaptif terhadap tantangan zaman.

Sebagai forum permusyawaratan tertinggi organisasi, Munas III akan menjadi ajang untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, menyusun arah kebijakan strategis periode mendatang, serta memilih kepemimpinan nasional yang diharapkan mampu membawa PERMABUDHI semakin berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tema “Bersatu dalam Dhamma, Berkarya untuk Bangsa” menjadi refleksi tekad PERMABUDHI dalam menjadikan nilai-nilai Dhamma sebagai landasan mempererat persatuan umat sekaligus melahirkan karya nyata bagi Indonesia.

Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang harmonis, toleran, inklusif, serta mendorong kontribusi di bidang sosial, pendidikan, kemanusiaan, pelestarian lingkungan melalui konsep eco dhamma, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Ketua Umum PERMABUDHI menegaskan bahwa Munas III bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum memperkokoh sinergi seluruh komponen umat Buddha Indonesia.

“PERMABUDHI ingin terus menjadi organisasi yang mampu menyatukan potensi umat Buddha Indonesia untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Melalui Munas III ini, kami berharap lahir berbagai keputusan strategis yang memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Acara pembukaan Munas III dijadwalkan dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Agama Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, serta Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI.

Kehadiran Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri masih dalam tahap konfirmasi.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, moderat, dan harmonis.

Melalui Munas III, PERMABUDHI kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan nasional melalui penguatan nilai-nilai spiritual, pelayanan sosial, pendidikan, kegiatan kemanusiaan, pelestarian lingkungan, serta penguatan persatuan bangsa.

Selain menghasilkan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan, Munas III juga diharapkan melahirkan berbagai keputusan strategis yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat, memperluas kolaborasi lintas elemen masyarakat, serta memperkokoh peran PERMABUDHI dalam mewujudkan Indonesia yang rukun, harmonis, maju, dan sejahtera.

Sebagai organisasi kemasyarakatan Buddha yang menghimpun berbagai majelis, organisasi, dan komponen umat Buddha Indonesia, PERMABUDHI meyakini bahwa persatuan adalah kekuatan, Dhamma adalah landasan, dan pengabdian kepada bangsa merupakan wujud nyata praktik ajaran Buddha dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (rls/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *