Pilmapres 2026 Poltekbos Jadi Kawah Candradimuka, Prodi Perpajakan Cetak Mahasiswa Unggul dan Siap Bersaing

Program Studi Perpajakan Politeknik Bosowa (Poltekbos) kembali mempertegas komitmennya dalam mencetak generasi muda unggul melalui Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2026 yang digelar, Jumat (7 Agustus 2026).
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA — Program Studi Perpajakan Politeknik Bosowa (Poltekbos) kembali mempertegas komitmennya dalam mencetak generasi muda unggul melalui Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2026 yang digelar, Jumat (7 Agustus 2026).

Bukan sekadar ajang mencari mahasiswa dengan nilai akademik terbaik, Pilmapres menjadi ruang pembinaan untuk menemukan sosok mahasiswa yang memiliki kemampuan lengkap, mulai dari kepemimpinan, berpikir kritis, komunikasi, inovasi, hingga kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Program Studi Perpajakan dalam membangun budaya akademik yang kompetitif dan mendorong mahasiswa berani mengembangkan potensi hingga mampu bersaing di level perguruan tinggi, regional, bahkan nasional.

Para peserta mengikuti rangkaian seleksi yang dirancang secara komprehensif.

Aspek yang dinilai tidak hanya mencakup capaian akademik dan rekam jejak prestasi, tetapi juga kemampuan menyusun karya tulis ilmiah, mempresentasikan gagasan, serta menjalani sesi wawancara.

Pada tahap wawancara, peserta diuji dari sisi wawasan, karakter, kepemimpinan, kemampuan berpikir analitis, hingga kecakapan dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan, khususnya yang berkaitan dengan perpajakan dan isu pembangunan nasional.

Dengan pola seleksi tersebut, mahasiswa dituntut menunjukkan kemampuan secara utuh.

Prestasi akademik menjadi fondasi, namun kreativitas, komunikasi, integritas, kepemimpinan dan keberanian menawarkan gagasan inovatif menjadi faktor penting dalam menentukan mahasiswa terbaik.

Ketua Program Studi Perpajakan Politeknik Bosowa, Rukminih Arifin, S.Pd., M.Ak., mengatakan Pilmapres merupakan bagian dari komitmen program studi untuk menciptakan budaya akademik yang sehat, kompetitif, sekaligus mendorong mahasiswa terus meningkatkan kapasitas diri.

“Kami berharap melalui kegiatan ini lahir mahasiswa yang tidak hanya memiliki prestasi akademik yang membanggakan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, integritas tinggi, kemampuan berpikir kritis, serta jiwa kepemimpinan yang mampu memberikan inspirasi bagi mahasiswa lainnya,” ungkap Rukminih.

Menurutnya, Pilmapres tidak semata-mata diarahkan untuk menghasilkan juara, tetapi menjadi proses pembinaan agar mahasiswa mampu tampil sebagai representasi terbaik Program Studi Perpajakan Poltekbos dalam berbagai kompetisi.

“Pilmapres bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan proses pembinaan untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi representasi terbaik Program Studi Perpajakan Politeknik Bosowa di berbagai ajang kompetisi tingkat regional maupun nasional,” lanjutnya.

Rukminih menilai tantangan dunia kerja yang semakin kompleks membuat mahasiswa perlu memiliki kompetensi yang lebih luas.

Penguasaan kemampuan teknis harus berjalan beriringan dengan kemampuan beradaptasi, bekerja sama, berkomunikasi dan menyelesaikan persoalan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membentuk mahasiswa yang siap menghadapi tantangan masa depan. Prestasi bukan hanya tentang memperoleh penghargaan, tetapi bagaimana mahasiswa mampu membawa dampak positif melalui inovasi, etika, dan kompetensi yang dimiliki,” katanya.

Ia pun optimistis mahasiswa Program Studi Perpajakan memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi dan membawa nama baik Politeknik Bosowa.

“Kami optimistis mahasiswa Prodi Perpajakan memiliki potensi besar untuk bersaing dan mengharumkan nama Politeknik Bosowa di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan berbagai program pengembangan kompetensi yang secara konsisten dihadirkan Program Studi Perpajakan Poltekbos.

Mulai dari pelatihan, seminar, kompetisi akademik hingga kegiatan yang mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi terus dikembangkan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa.

Langkah ini sekaligus menjadi strategi dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya profesional dan memiliki kompetensi teknis di bidang perpajakan, tetapi juga adaptif terhadap perubahan regulasi serta dinamika dunia kerja.

Melalui Pilmapres 2026, Program Studi Perpajakan Politeknik Bosowa kembali menunjukkan bahwa prestasi mahasiswa tidak dibangun secara instan.

Ia lahir dari proses pembinaan, keberanian berkompetisi, kemampuan mengembangkan gagasan, serta karakter yang kuat.

Mahasiswa terbaik yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjadi duta kampus yang membawa semangat inovasi dan prestasi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, dunia profesi, dan pembangunan bangsa. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *