BONE, NALARMEDIA — Wakil Bupati (Wabup) Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. (AAP), mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat akidah, menegakkan syariah, serta menghidupkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan AAP saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Besar Ar Rasyadi, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, Jumat (11 September 2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wabup AAP didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Hj. Maya Damayanti Andi Akmal. Peringatan Maulid berlangsung khidmat dan dihadiri masyarakat serta sejumlah unsur terkait, dengan hikmah Maulid disampaikan Ustaz Firman Ahmad, S.Pd.I., M.Pd.I.
AAP menegaskan, Maulid Nabi tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial atau rutinitas tahunan. Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi ruang untuk menggali keteladanan Rasulullah SAW dan mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita semua diberi kesehatan untuk bersama-sama menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi kita ingin mendapatkan hikmah dari peringatan Maulid ini,” ucapnya.
Akhlak Nabi Jadi Benteng di Tengah Perubahan Zaman
Wabup AAP menekankan pentingnya menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, penuh kepedulian dan saling menghargai.
Ia mengingatkan bahwa perbedaan jabatan maupun status sosial tidak boleh menjadi sekat dalam membangun hubungan antarsesama.
“Kita ingin menerapkan sehari-hari akhlak Nabi Muhammad SAW, baik di dalam masyarakat,” ungkapnya.
Menurut AAP, masyarakat harus dibangun atas prinsip kesetaraan dan sikap saling menghormati. Setiap orang memiliki kekurangan sehingga budaya saling menasihati menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial.
“Kita tidak memandang seseorang dari jabatannya, tetapi memandang sebagai manusia yang sama sehingga menimbulkan keharmonisan di dalam bermasyarakat. Tidak ada yang sempurna, semua ada dosa. Mari kita saling menasihati,” jelasnya.
Wabup AAP juga memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat. Ia menilai kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan pendidikan karakter dan akhlak.
Menurutnya, tanpa fondasi moral yang kuat, perkembangan teknologi berpotensi memengaruhi perilaku dan hubungan sosial masyarakat.
“Di era modern ini, gempuran teknologi kini mulai menggerus akhlak manusia. Mari dalam momentum Maulid kita perkuat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai orang pilihan,” tegasnya.
Masjid Jangan Hanya Indah, Harus Dimakmurkan
Selain penguatan akhlak, Andi Akmal mengajak masyarakat untuk meningkatkan semangat memakmurkan masjid.
Ia menegaskan, perhatian terhadap masjid tidak cukup hanya melalui pembangunan dan perbaikan fisik. Masjid harus dihidupkan dengan aktivitas keagamaan, pembinaan umat, pendidikan, serta kegiatan yang mampu mempererat silaturahmi masyarakat.
“Saya juga mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid. Masjid jangan hanya diperindah, tetapi juga mendorong jamaahnya untuk memakmurkan masjid,” ajaknya.
AAP kemudian mengajak masyarakat Kecamatan Salomekko bersama pemerintah dan seluruh elemen terkait memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi energi sosial dalam membangun Salomekko agar semakin maju.
“Mari bersama-sama bersinergi, bagaimana kita bangun terkhusus Salomekko ini menjadi lebih baik,” pungkasnya. (red)















