MAKASSAR, NALARMEDIA.ID – Komunitas otomotif tak sekadar menjadi wadah menyalurkan hobi. Di Kota Makassar, geliat komunitas bikers kini dilirik sebagai kekuatan baru untuk mendongkrak daya tarik pariwisata dan memperkuat citra Kota Daeng sebagai destinasi penyelenggaraan berbagai event kreatif.
Dukungan itu ditunjukkan Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar terhadap penyelenggaraan Makassar Bikers Day Fest 2026 yang berlangsung di area parkir Phinisi Point Mall pada 26–27 September 2026.
Kegiatan tersebut resmi dibuka pada Sabtu (26 September 2026) dan dihadiri Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar, Benyamin Turupadang.
Festival ini menjadi ajang berkumpulnya para bikers dan komunitas otomotif untuk mempererat silaturahmi, memperluas jejaring, serta membangun kolaborasi dalam suasana yang positif.
Namun, lebih dari sekadar pertemuan komunitas, Makassar Bikers Day Fest juga membuka peluang untuk menghadirkan aktivitas kota yang lebih dinamis sekaligus memperkaya pilihan hiburan bagi masyarakat dan pengunjung.
Komunitas Bikers Punya Potensi Besar
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar, Benyamin Turupadang, menilai komunitas memiliki potensi besar untuk mengambil bagian dalam pengembangan pariwisata daerah.
Menurutnya, komunitas bukan hanya menjadi peserta dalam sebuah kegiatan, tetapi juga dapat berperan sebagai penggerak yang menghadirkan aktivitas kreatif dan menarik di tengah masyarakat.
“Event seperti Makassar Bikers Day Fest ini menjadi ruang positif bagi komunitas untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan berkolaborasi. Kegiatan seperti ini juga dapat menghadirkan suasana kota yang lebih dinamis,” ujar Benyamin.
Ia menjelaskan, keterlibatan komunitas otomotif dapat memperluas ragam kegiatan pariwisata di Makassar. Dengan karakter dan segmen pengunjung yang beragam, event berbasis komunitas berpeluang menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan semacam ini juga memungkinkan terjadinya interaksi antara peserta, penyelenggara, pelaku usaha, dan masyarakat di sekitar lokasi acara.
Interaksi tersebut menjadi peluang untuk memperkuat ekosistem pariwisata perkotaan sekaligus mendorong kolaborasi lintas komunitas.
Bukan Cuma Hiburan, Makassar Bidik Magnet Event Baru
Pengembangan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan keberadaan destinasi wisata. Aktivitas yang memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung juga menjadi bagian penting dalam membangun daya tarik sebuah kota.
Karena itu, event berbasis komunitas dinilai dapat menjadi alternatif untuk memperkenalkan karakter, kreativitas, dan dinamika Makassar kepada masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah.
Benyamin berharap kegiatan seperti Makassar Bikers Day Fest dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kalender event yang mampu menarik minat masyarakat.
“Kami berharap semakin banyak kegiatan kreatif yang melibatkan komunitas dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, Makassar dapat terus memperkuat posisinya sebagai kota tujuan penyelenggaraan event dan pariwisata,” tuturnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, penyelenggara, dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting untuk menciptakan kegiatan yang kreatif, inklusif, serta menjangkau berbagai kelompok masyarakat.
Dengan semakin beragamnya agenda kegiatan, Makassar berpeluang menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya berorientasi pada kunjungan destinasi, tetapi juga pada aktivitas dan interaksi sosial.
Dorong Kolaborasi Berkelanjutan
Makassar Bikers Day Fest 2026 yang berlangsung selama dua hari menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarkomunitas otomotif sekaligus membuka ruang kolaborasi baru.
Dinas Pariwisata Kota Makassar berharap dukungan terhadap kegiatan berbasis komunitas dapat mendorong lahirnya lebih banyak event kreatif yang memberikan nilai tambah bagi pariwisata daerah.
Ke depan, keterlibatan berbagai komunitas diharapkan semakin memperkaya kalender kegiatan kota, memperluas jejaring pelaku industri, serta menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi masyarakat dan wisatawan.
Melalui sinergi yang berkelanjutan, Makassar tidak hanya berupaya memperkuat daya tarik destinasi wisatanya, tetapi juga membangun identitas sebagai kota yang aktif, kreatif, dan terbuka terhadap berbagai kegiatan berbasis komunitas.
Bagi Makassar, deru mesin para bikers bukan sekadar suara hobi, melainkan peluang untuk menghidupkan event, memperluas jejaring, dan menggerakkan pariwisata Kota Daeng. (ADV)















