MAKASSAR, NALARMEDIA.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar melakukan penertiban baliho dan alat promosi ilegal yang dipasang dengan cara dipaku pada batang pohon.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelestarian pohon sekaligus mencegah kerusakan tanaman akibat pemasangan media promosi yang tidak bertanggung jawab.
Pemasangan baliho pada batang pohon menggunakan paku bukan sekadar mengganggu keindahan kota.
Praktik tersebut juga berpotensi melukai jaringan pohon, merusak kulit batang, serta menghambat pertumbuhan tanaman secara optimal.
Melalui penertiban ini, DLH Kota Makassar berupaya memastikan pohon-pohon yang tumbuh di sepanjang jalan dan ruang publik tetap terjaga, sehat, dan berfungsi sebagai bagian penting dari lingkungan perkotaan.
Pohon memiliki peran besar dalam menjaga kualitas udara, menyerap karbon, memberikan keteduhan, serta memperindah wajah kota. Karena itu, keberadaannya perlu dilindungi dari berbagai tindakan yang dapat menyebabkan kerusakan.
Paku yang ditancapkan ke batang pohon dapat menimbulkan luka pada jaringan tanaman. Luka tersebut berpotensi menjadi pintu masuk organisme penyebab penyakit dan mengganggu proses pertumbuhan, terutama apabila kerusakan terjadi berulang kali.
Selain berdampak terhadap kesehatan pohon, pemasangan baliho secara sembarangan juga membuat lingkungan kota terlihat semrawut dan mengurangi estetika ruang publik.
DLH Kota Makassar mengingatkan bahwa pohon bukan tempat untuk memasang media promosi. Masyarakat, pelaku usaha, maupun pihak yang berkepentingan memasang iklan di ruang publik diharapkan mematuhi ketentuan yang berlaku dan menggunakan sarana promosi yang sesuai.
Penertiban ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat.
Dengan tidak lagi memaku baliho pada batang pohon, masyarakat turut berkontribusi menjaga tanaman agar dapat tumbuh subur, memberikan manfaat ekologis, dan memperkuat kualitas ruang terbuka hijau di Kota Makassar.
Pohon bukan papan iklan. Menjaga pohon tetap sehat berarti ikut menjaga udara, keindahan, dan kenyamanan Kota Makassar bagi generasi mendatang. (ADV)















