Pesan BupAAS untuk Pemuda: Jangan Jadi Penonton, Jadilah Penentu Masa Depan!

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), memaknai Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk membangkitkan semangat generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan, tetapi tampil sebagai motor penggerak kemajuan daerah.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA.ID – Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober bukan sekadar mengenang ikrar bersejarah para pemuda.

Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang berani bergerak, berinovasi, dan mengambil peran dalam pembangunan.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), memaknai Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk membangkitkan semangat generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan, tetapi tampil sebagai motor penggerak kemajuan daerah.

“Pemuda harus berani mengambil peran. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah bagian dari perubahan. Masa depan Bone dan Indonesia membutuhkan generasi muda yang kreatif, inovatif, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian,” ungkap BupAAS, Rabu (28 Oktober 2026)

Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda 98 tahun silam tetap relevan di tengah derasnya arus digitalisasi, persaingan global, dan tantangan sosial yang semakin kompleks. Generasi muda tidak cukup hanya menguasai teknologi, tetapi juga harus memiliki karakter, kepedulian sosial, serta kemampuan menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat.

Dalam konteks pembangunan Kabupaten Bone, BupAAS mendorong anak muda untuk mengambil bagian dalam berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, pendidikan, kewirausahaan, ekonomi kreatif, olahraga, hingga teknologi digital.

Bone memiliki potensi besar di sektor pertanian dan sumber daya manusia. Potensi tersebut membutuhkan sentuhan inovasi generasi muda agar mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Anak muda Bone harus berani bermimpi besar dan bekerja nyata. Manfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kreativitas untuk mengembangkan potensi daerah. Jangan takut memulai sesuatu yang baru, karena perubahan besar sering kali berawal dari gagasan sederhana yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh,” seru BupAAS.

Selain mendorong inovasi, semangat Sumpah Pemuda juga menuntut generasi muda menjaga persatuan di tengah keberagaman. Perbedaan suku, pandangan, latar belakang, maupun pilihan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja bersama membangun daerah.

Nilai persatuan tersebut semakin penting di era media sosial, ketika informasi dapat menyebar dalam hitungan detik.

Pemuda diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, menangkal hoaks, serta memanfaatkan ruang digital untuk menyebarkan informasi positif dan mempromosikan potensi Kabupaten Bone.

“Persatuan adalah kekuatan kita. Pemuda boleh berbeda gagasan, tetapi jangan kehilangan semangat kebersamaan. Mari menjaga persaudaraan, menghargai perbedaan, dan menjadikan energi anak muda sebagai kekuatan untuk memajukan Bone,” ucapnya.

Di sisi lain, pembangunan kepemudaan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, organisasi kepemudaan, dan pelaku usaha. Ruang kreativitas, akses pendidikan, kesempatan berwirausaha, serta dukungan terhadap inovasi menjadi faktor penting agar generasi muda dapat berkembang dan memberikan kontribusi nyata.

Bagi Kabupaten Bone, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan melahirkan generasi yang mandiri, berdaya saing, dan siap melanjutkan estafet kepemimpinan.

Hari Sumpah Pemuda 2026 pun menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pemuda bukan sekadar penerima manfaat pembangunan. Mereka adalah mitra strategis yang memiliki gagasan, tenaga, dan kreativitas untuk menentukan arah masa depan daerah.

Dari Bumi Arung Palakka, semangat Sumpah Pemuda diharapkan tumbuh menjadi gerakan nyata: anak muda yang berani berkarya, mampu beradaptasi, menjaga persatuan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026. Bersatu dalam semangat, bergerak dalam karya, dan menjadi bagian dari masa depan Bone serta Indonesia yang lebih maju. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *