Wujudkan Kolaka Sehat, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Hadirkan Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Napza

PT Vale Indonesia IGP Pomalaa gelar penyuluhan pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (Napza) di Balai Desa Sopura, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (4 Maret 2026).
banner 325x300

KOLAKA, NALARMEDIA – PT Vale Indonesia IGP Pomalaa menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kesehatan masyarakat.

Langkah PT Vale Indonesia IGP Pomalaa dihadirkan melalui Program Sosial Lingkungan PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Rabu (4 Maret 2026).

Kegiatan tersebut diwujudkan dengan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (Napza).

Gelaran tersebut dihelat di Balai Desa Sopura, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya” yang menyasar peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

Senior Coordinator Community Development IGP Pomalaa, Charles Cristian menyampaikan, penyuluhan tersebut menjadi rangkaian kegiatan promosi kesehatan (promkes) yang selama ini rutin dilakukan perusahaan di wilayah pemberdayaan.

“Kami melaksanakan penyuluhan kesehatan masyarakat sebagai wujud komitmen mendukung Kolaka yang sehat, bersih, dan berdaya. Kegiatan ini tidak hanya di Desa Sopura, tetapi juga sudah kami lakukan di beberapa desa lain di Kecamatan Pomalaa seperti Totobo, Huko-Huko, dan Dawi-Dawi. Di Kecamatan Baula juga sudah berjalan,” jelas Charles.

Charles melanjutkan, fokus penyuluhan pencegahan Napza saat ini diprioritaskan di wilayah Pomalaa dan Baula, yang dinilai memiliki potensi kerawanan seiring dengan perkembangan kawasan industri dan pertumbuhan ekonomi.

“Kami sebagai perusahaan yang berinvestasi di Kolaka juga merasa memiliki tanggung jawab untuk berkolaborasi. Karena itu kami menggandeng Dinas Kesehatan, Puskesmas Pomalaa, Puskesmas Baula, serta pemerintah kecamatan,” tutur Charles.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pomalaa, dr. Alriyani Hamzah menuturkan, dalam kegiatan tersebut materi penyuluhan disampaikan oleh Aris Rante dari Puskesmas Pomalaa.

Selain penyuluhan, tim kesehatan juga melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan kegiatan posyandu seperti biasa.

“Kami mengimbau masyarakat agar setia pada pasangan, menghindari seks bebas, serta menjauhi penggunaan obat-obatan terlarang atau narkotika,” tegas dr. Alriyani.

Adapun Sekretaris Camat Pomalaa, Hamdhani Kahar, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT Vale yang dinilai membantu langkah preventif pemerintah dalam menekan peredaran narkotika.

“Kami mewakili pemerintah kecamatan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Program sosial lingkungan PT Vale menjadi bagian penting dalam membantu pemerintah mencegah penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya,” ujarnya.

Terkait penindakan hukum, Hamdhani menegaskan hal tersebut menjadi kewenangan aparat keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Namun ia menekankan, pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil.

“Kita mulai dari diri sendiri dan keluarga. Tingkatkan iman dan ketakwaan, karena semua agama melarang penggunaan obat-obatan terlarang. Jika keluarga kuat, maka lingkungan juga akan terlindungi,” ucapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *