BONE, NALARMEDIA — Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bone, Andi Purnama Sari (APS) Amier, SE, menyoroti rendahnya serapan anggaran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi mitra kerja Komisi II.
Hingga akhir triwulan pertama tahun 2026, serapan anggaran tersebut secara umum masih berada di bawah angka 30 persen.
Selain itu, legislator yang akrab disapa Cece ini juga mengungkapkan bahwa pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum menunjukkan progres yang signifikan.
Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian serius agar tidak berdampak pada capaian program pembangunan daerah secara keseluruhan.
Olehnya itu, APS berharap pelaksanaan Rapat Kerja Monitoring dan Evaluasi yang digelar pada akhir kuartal pertama ini dapat menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kinerja seluruh OPD mitra Komisi II.
“Kami berharap melalui rapat monitoring dan evaluasi ini, progres program di semua OPD bisa berjalan maksimal, sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal,” ujarnya, Kamis (16 April 2026).
Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra ini menekankan pentingnya sinergi dan keseriusan seluruh OPD dalam mengakselerasi program kerja, khususnya dalam meningkatkan serapan anggaran dan realisasi PAD.
Dengan demikian, tujuan pembangunan daerah dapat terwujud sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
APS juga mengingatkan bahwa optimalisasi kinerja OPD tidak hanya berdampak pada capaian angka, tetapi juga pada pelayanan kepada masyarakat yang harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan. (red)















