BONE, NALARMEDIA —Kabupaten Bone kembali diramaikan dengan hadirnya pusat kebutuhan bahan kue dan kuliner modern.
Indo Bake Supply resmi membuka gerainya di Jalan Makmur No. 53, Watampone membawa semangat baru dalam mendukung geliat ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Peresmian Indo Bake Supply dilakukan langsung oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, yang akrab disapa BupAAS.
Dalam sambutannya, BupAAS menyampaikan apresiasi atas hadirnya toko yang menyediakan beragam kebutuhan, mulai dari bahan kue, roti, bumbu dapur hingga aneka makanan beku.
Menurutnya, kehadiran Indo Bake Supply bukan sekadar membuka usaha baru, tetapi juga menjadi peluang besar untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bone.
BupAAS pun menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha dengan UMKM lokal.
“Kolaborasi adalah kunci. Saya berharap Indo Bake Supply dapat bersinergi dengan pelaku UMKM, memanfaatkan potensi dan sumber daya lokal agar roda ekonomi semakin bergerak,” pesannya.
Sementara itu, Owner Indo Bake Supply, Valencia Tahar, menjelaskan bahwa toko ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi terhadap bahan baku berkualitas dan perlengkapan kuliner.
Ia menyebutkan, Indo Bake Supply menyediakan ribuan item produk yang mencakup berbagai kategori, mulai dari bahan kue, bahan roti, minuman, hingga perlengkapan makanan dan minuman.
“Indo Bake Supply menjual ribuan item. Ada bahan kue dan lainnya, membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya,” ujarnya.
Tak hanya itu, sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan, Indo Bake Supply juga menghadirkan layanan pengantaran gratis dengan minimum pembelanjaan sebesar Rp1 juta.
Fasilitas ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat, khususnya para pelaku usaha kuliner, dalam mendapatkan bahan baku tanpa harus datang langsung ke toko.
Dengan hadirnya Indo Bake Supply, diharapkan ekosistem usaha kuliner di Bone semakin berkembang, membuka peluang usaha baru, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di tengah pertumbuhan ekonomi daerah. (red)















