Perkuat Pendidikan Vokasi, Politeknik Bosowa Gandeng PNUP Kembangkan Program RPL

Politeknik Bosowa (Poltekbos) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi berbasis kompetensi.
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA — Politeknik Bosowa (Poltekbos) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi berbasis kompetensi.

Hal itu diwujudkan melalui kunjungan audiensi ke Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) dalam rangka memperkuat implementasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Selasa (5 Mei 2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh diskusi tersebut menjadi ruang strategis untuk berbagi pengalaman serta membangun sinergi antarperguruan tinggi vokasi.

Dari pihak Politeknik Bosowa hadir Direktur Dr. Ir. Isminarti, S.T., M.T, Wakil Direktur II, Dr. Nurul Afifah, S.E., M.Ak serta perwakilan program studi Veronika Sari Den Ka.

Sementara itu, jajaran pimpinan PNUP turut menyambut langsung, di antaranya Direktur Prof. Rusdi Nur, S.T., M.T., PH.D., Wakil Direktur I, Prof. Ahmad Rizal Sultan, S.T., M.T., Ph.D., serta Wakil Direktur IV Dr. Nurhayati, S.Si., M.T.

Dalam audiensi tersebut, Politeknik Bosowa secara aktif menggali berbagai informasi terkait tata kelola, mekanisme pelaksanaan, hingga strategi pengembangan program RPL yang telah lebih dulu diterapkan di PNUP.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya konkret untuk memastikan implementasi RPL di Poltekbos berjalan optimal, terstruktur, dan sesuai standar nasional.

Direktur Politeknik Bosowa, Isminarti, menegaskan bahwa program RPL memiliki peran penting dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan inklusif.

“Program RPL membuka peluang bagi masyarakat yang memiliki pengalaman kerja maupun pembelajaran nonformal untuk mendapatkan pengakuan akademik. Kami ingin memastikan implementasinya di Politeknik Bosowa berjalan berkualitas dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil dari audiensi ini akan menjadi referensi penting dalam penguatan kurikulum serta sistem layanan akademik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia industri.
Program RPL sendiri merupakan skema pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh melalui berbagai jalur, baik pendidikan formal, nonformal, maupun pengalaman kerja.

Dengan skema ini, masyarakat tidak harus memulai pendidikan dari awal, melainkan dapat melanjutkan berdasarkan kompetensi yang telah dimiliki.

Politeknik Bosowa saat ini memiliki sejumlah program studi unggulan yang siap mendukung implementasi RPL, seperti Perawatan dan Perbaikan Mesin, Teknik Mekatronika, Teknik Listrik, Perpajakan, hingga Perhotelan.

Di sisi lain, pihak PNUP menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi vokasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.

Audiensi ini juga sejalan dengan semangat kebijakan Merdeka Belajar yang mendorong fleksibilitas pendidikan serta penguatan keterkaitan antara dunia pendidikan dan industri.

Melalui sinergi ini, diharapkan implementasi Program RPL di Politeknik Bosowa dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikan tanpa mengabaikan pengalaman yang telah dimiliki. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *