BONE, NALARMEDIA – Senyum haru masyarakat Desa Bengo, Kecamatan Bengo, pecah saat Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS) meresmikan Jembatan Alekale, Kamis (7 Mei 2026).
Kehadiran jembatan tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat yang selama ini mendambakan akses yang lebih layak untuk kehidupan sehari-hari.
Peresmian jembatan itu turut disaksikan Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus, Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, bersama sejumlah anggota DPRD Bone dan masyarakat setempat yang memadati lokasi kegiatan.
Bagi warga Desa Bengo, jembatan tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar dari sekadar penghubung antarwilayah.
Jembatan itu kini menjadi jalur harapan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus jalan masa depan bagi anak-anak yang setiap hari berjuang menuju sekolah.
Selama ini, akses yang terbatas kerap menjadi kendala masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun pendidikan.
Kehadiran Jembatan Alekale diharapkan mampu membuka konektivitas yang lebih baik sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan cepat.
BupAAS menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, pembangunan jalan dan jembatan bukan hanya soal fisik, tetapi tentang bagaimana pemerintah menghadirkan kemudahan hidup bagi rakyat.
“Jembatan ini bukan hanya penghubung wilayah, tetapi penghubung harapan masyarakat. Kami ingin akses ekonomi warga semakin lancar dan anak-anak bisa pergi ke sekolah dengan lebih aman dan mudah,” ujar Andi Asman Sulaiman.
BupAAS itu juga menekankan bahwa pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa menjadi salah satu fokus pemerintahannya.
Ia ingin masyarakat di pelosok merasakan manfaat pembangunan secara nyata.
Kehadiran jembatan tersebut diyakini akan memberikan dampak besar bagi roda perekonomian warga.
Aktivitas distribusi hasil pertanian dan perdagangan masyarakat diperkirakan menjadi lebih lancar karena akses transportasi kini semakin terbuka.
Selain itu, anak-anak sekolah yang sebelumnya harus menghadapi perjalanan sulit kini memiliki akses yang lebih aman dan nyaman untuk menempuh pendidikan.
Bagi masyarakat, jembatan tersebut menjadi jawaban atas harapan panjang yang selama ini dinanti.
Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, turut mengapresiasi pembangunan Jembatan Alekale yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti ini menjadi bukti sinergi pemerintah daerah dan DPRD dalam mendorong pemerataan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Suasana peresmian berlangsung penuh kehangatan. Warga tampak antusias menyambut kehadiran Bupati Bone dan rombongan. Banyak di antara mereka mengaku bersyukur karena akses yang selama ini menjadi kendala akhirnya dapat teratasi.
Bagi masyarakat, jembatan itu kini bukan sekadar beton dan besi yang membentang di atas aliran sungai. Ia telah menjelma menjadi simbol perubahan, penghubung masa depan, dan tanda bahwa pembangunan telah benar-benar hadir hingga ke pelosok Bone. (red)















