Komisi III DPRD Bone Sidak Perbaikan Pelabuhan Bajoe, Pastikan Pengerjaan Tepat Waktu dan Berkualitas

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Yusuf Nuryawan, bersama jajaran anggota Komisi III melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pelabuhan Bajoe, Rabu (6 Mei 2026). (ist)
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA – Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Yusuf Nuryawan, bersama jajaran anggota Komisi III melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pelabuhan Bajoe, Rabu (6 Mei 2026).

Langkah ini untuk memantau langsung progres pengerjaan perbaikan pelabuhan penyeberangan yang dilaksanakan oleh PT ASDP Indonesia Ferry.

Sidak tersebut dilakukan usai rapat mitra Komisi III DPRD Bone sebagai bentuk pengawasan terhadap progres pekerjaan infrastruktur strategis yang menjadi akses penting mobilitas masyarakat dan transportasi penyeberangan.

Dalam peninjauan lapangan itu, Andi Muhammad Yusuf Nuryawan menjelaskan bahwa progres pengerjaan per 6 Mei 2026 telah mencapai sekitar 30 persen.

Capaian tersebut dinilai masih berada dalam jalur target yang telah direncanakan pihak pelaksana.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target. Berdasarkan hasil sidak, progres pengerjaan sudah berada di angka 30 persen,” ungkap wakil rakyat milenial tersebut.

Menurutnya, sidak tersebut bukan sekadar formalitas pengawasan, tetapi menjadi langkah konkret DPRD untuk memastikan kualitas pekerjaan benar-benar terjaga dan pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal yang telah disepakati.

Komisi III DPRD Bone ingin memastikan bahwa proses perbaikan pelabuhan tidak hanya cepat selesai, tetapi juga memberikan hasil yang berkualitas demi kepentingan masyarakat pengguna jasa penyeberangan.

Pelabuhan Bajoe sendiri merupakan salah satu urat nadi transportasi penting di Kabupaten Bone yang menghubungkan mobilitas penumpang dan distribusi barang antarwilayah.

Karena itu, pengerjaan perbaikan fasilitas pelabuhan menjadi perhatian serius agar aktivitas masyarakat tidak terganggu dalam jangka panjang.

Andi Muhammad Yusuf Nuryawan menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara berkala selama proses pengerjaan berlangsung. DPRD ingin memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan tidak keluar dari target waktu yang telah dijanjikan.

“Tujuan utama sidak ini adalah memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga dan target pelaksanaan sesuai dengan yang telah direncanakan bersama pihak pelaksana dan PT ASDP,” jelasnya.

Berdasarkan penjelasan pihak pelaksana di lapangan, proyek perbaikan pelabuhan tersebut diperkirakan rampung dalam waktu 21 hari sebagaimana komitmen yang telah disampaikan sebelumnya.

Komisi III DPRD Bone berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga pelayanan transportasi penyeberangan di Pelabuhan Bajoe kembali berjalan optimal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Pengawasan langsung yang dilakukan DPRD ini juga menjadi bentuk keseriusan lembaga legislatif dalam memastikan pembangunan dan perbaikan fasilitas publik berjalan transparan, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bone. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *