GOWA, NALARMEDIA — Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya keselamatan berkendara di kalangan generasi muda melalui kegiatan edukasi safety riding bagi pelajar SMAN 19 Gowa, Rabu (6 Mei 2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 50 siswa tersebut dipandu langsung oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny.
Edukasi ini menjadi bagian dari sinergi antara Astra Motor Sulsel bersama Unit Keamanan dan Keselamatan Berlalu Lintas (Kamsel) Satlantas Polres Gowa melalui program Police Goes to School.
Program tersebut digelar sebagai upaya bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan usia pelajar. Mengingat tingginya mobilitas remaja pengguna sepeda motor, edukasi keselamatan berkendara dinilai penting untuk membentuk kesadaran sejak dini.
Dalam pemaparannya, Wanny menjelaskan berbagai dasar penting terkait keselamatan berkendara. Mulai dari pentingnya menjaga fokus saat mengendarai motor, mengenali faktor penyebab kecelakaan, hingga memahami teknik dasar berkendara aman seperti cara berbelok dan menikung dengan benar.
Suasana edukasi berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang diberikan, terutama saat membahas berbagai kebiasaan berkendara yang sering dianggap sepele namun berpotensi membahayakan keselamatan.
Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pentingnya penggunaan helm dan perlengkapan berkendara secara lengkap.
Menurut Wanny, helmet bukan hanya pelengkap, tetapi perlindungan utama yang dapat mengurangi risiko fatal ketika terjadi kecelakaan.
“Helmet memang tidak mencegah kita dari kecelakaan, tetapi helmet sangat membantu mengurangi fatalitas ketika kecelakaan itu benar-benar terjadi. Karena itu, penggunaan helmet dan perlengkapan berkendara lainnya tidak boleh dianggap sepele, meskipun hanya berkendara jarak dekat,” ujar Wanny di hadapan para siswa.
Selain helmet, siswa juga diingatkan pentingnya menggunakan jaket, sepatu, sarung tangan, hingga celana panjang saat berkendara.
Perlengkapan tersebut merupakan bagian dari standar keamanan yang dapat melindungi tubuh dari risiko cedera.
Tak hanya itu, Wanny juga membagikan berbagai tips sederhana namun penting dalam berkendara sehari-hari. Ia mengingatkan siswa agar tidak menggunakan handphone saat berkendara, menjaga konsentrasi di jalan, serta memastikan kondisi tubuh tetap fit sebelum bepergian menggunakan sepeda motor.
Menurutnya, banyak kecelakaan lalu lintas terjadi bukan semata karena kondisi jalan, tetapi akibat kelalaian pengendara sendiri yang kurang fokus atau mengabaikan aturan keselamatan.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Sulsel berharap budaya #Cari_Aman dapat semakin tertanam di kalangan pelajar. Edukasi safety riding juga diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan dan perusahaan otomotif, demi menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih aman di masa depan. (ADV)















