WAJO, NALARMEDIA – KPP Pratama Watampone terus memperkuat sinergi perpajakan dengan pemerintah daerah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Wajo yang berlangsung di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Wajo, Rabu (6 Mei 2026).
Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam mempererat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya di bidang perpajakan, pengelolaan keuangan, serta optimalisasi penerimaan negara dan daerah.
Kepala KPP Pratama Watampone, Amran, hadir didampingi Kepala KP2KP Sengkang, Riza Kurniawan, serta Plt Kepala Seksi Pengawasan wilayah Kabupaten Wajo, Wisnu Marhadhika.
Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Armayani, bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Andi Pallawaruka.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari kepatuhan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), optimalisasi penerimaan pajak, hingga pertukaran data perpajakan antara instansi pusat dan daerah.
Amran menegaskan pentingnya kepatuhan pelaporan SPT bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Wajo.
“Pelaporan kewajiban perpajakan untuk PNS Kabupaten Wajo terkait SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dan untuk OPD, khususnya oleh bendahara terkait pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21 Masa Desember, perlu lebih diperhatikan agar target penyampaian SPT dapat tercapai tepat waktu. Apabila terdapat kendala, kami siap membantu melalui pendampingan dan penyediaan data transaksi yang belum disetorkan,” papar Amran.
Tak hanya itu, pihak KPP juga mengapresiasi kerja sama yang selama ini terjalin melalui pertukaran data Instansi, Lembaga, Asosiasi, dan Pihak Lainnya (ILAP).
Menurut Amran, data tersebut memiliki peran penting dalam menggali potensi pajak yang dapat mendukung peningkatan penerimaan negara maupun daerah.
“Kami ucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik terkait pertukaran data ILAP. Data tersebut akan digunakan untuk melakukan penggalian potensi pajak. Selain itu, kunjungan ini juga dalam rangka membahas pagu anggaran dan penyetoran pajak atas belanja pemerintah daerah untuk masing-masing OPD,” tambahnya.
Sementara itu, Armayani menyambut positif audiensi tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Wajo dalam mendukung optimalisasi penerimaan negara melalui peningkatan kepatuhan perpajakan.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendorong seluruh OPD agar segera melengkapi berbagai administrasi perpajakan yang masih belum terselesaikan.
“Pemerintah daerah berterima kasih atas kunjungan dan data yang telah disampaikan. Kami akan terus mendorong setiap OPD untuk segera melengkapi data perpajakan yang masih belum terselesaikan melalui monitoring dan penyuratan secara berkala. Pemerintah daerah akan terus membantu dan bekerja sama dengan baik, terutama dalam pertukaran data yang akan berpotensi bagi penggalian pajak pusat maupun daerah,” ungkap Armayani.
Melalui audiensi tersebut, KPP Pratama Watampone berharap koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Wajo semakin kuat dan solid.
Sinergi yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan formal wajib pajak, khususnya ASN dan bendahara OPD, sekaligus mendorong optimalisasi penerimaan pajak demi mendukung pembangunan nasional dan daerah secara berkelanjutan. (rls/red)















