Prof. La Ode Husen: Pascasarjana UMI Siap Perkuat Dialog Global tentang Pembangunan Berkelanjutan Lewat Konferensi Internasional 2026

banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA— Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menunjukkan langkah progresifnya dalam memperkuat reputasi akademik internasional melalui penyelenggaraan International Conference on Sustainable Development and Its Impact in ASEAN and Global Context yang akan berlangsung pada 8 Juni 2026 di Pascasarjana UMI, Makassar.

Konferensi internasional ini mengangkat tema “Holistic Spectrum within Integralistic Development”

sebagai penegasan pentingnya pendekatan pembangunan berkelanjutan yang tidak parsial, tetapi menyeluruh, integral, dan berorientasi pada keberlanjutan global.

Forum ilmiah ini akan mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kebijakan dari berbagai negara untuk membahas tantangan pembangunan masa depan, penguatan kolaborasi internasional, serta kontribusi ilmu pengetahuan dalam menjawab persoalan global kontemporer.

Direktur Program Pascasarjana UMI, Prof. Dr. H. La Ode Husen, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa konferensi ini bukan sekadar agenda akademik rutin, tetapi bagian dari strategi besar Pascasarjana UMI dalam memperkuat posisi perguruan tinggi Indonesia Timur dalam percakapan ilmiah global.

“Konferensi ini kami hadirkan sebagai ruang pertemuan gagasan, pengalaman, dan perspektif dari berbagai negara dalam membahas pembangunan berkelanjutan secara lebih holistik. Pascasarjana UMI ingin mengambil bagian aktif dalam dialog akademik global, sekaligus menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menghadirkan solusi atas persoalan pembangunan yang semakin kompleks,” ujarnya.

Menurutnya, isu pembangunan berkelanjutan saat ini tidak lagi dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan sektoral, tetapi membutuhkan sinergi lintas ilmu, lintas negara, dan lintas perspektif.

Karena itu, Pascasarjana UMI terus mendorong penguatan kolaborasi internasional, budaya riset, publikasi ilmiah bereputasi, dan jejaring akademik global sebagai bagian dari langkah strategis menuju perguruan tinggi berkelas dunia.

Konferensi internasional ini akan menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar dari berbagai perguruan tinggi dunia, antara lain:

Prof. Dr. Sybe de Vries — Utrecht University, Belanda

Dr. Gautam Kumar Jha — Jawaharlal Nehru University, India

Prof. Bambang Rudyanto — Wako University, Tokyo

Prof. Dr. Jady Zaidi Hassim — Universiti Kebangsaan Malaysia

Kazuma Ogawa, Ph.D. — Kanazawa University, Jepang

Prof. Dr. Sihong Kim — Specialist of Development Cooperation Policy, Korea

Prof. Jose Maria de Dios Marcer — Universidad Autonoma Barcelona, Spanyol

Sementara itu, sesi keynote speaker akan menghadirkan Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si.

Sedangkan sesi welcoming speech dijadwalkan disampaikan oleh:

Dr. Wasis Susetio, S.H., M.H., M.A. selaku Chairman of ALNG dan Prof. Dr. H. La Ode Husen, S.H., M.Hum.

Kehadiran para akademisi dunia ini menjadi bukti bahwa Pascasarjana UMI semakin aktif membangun jejaring internasional dan membuka ruang kolaborasi ilmiah lintas negara.

Ketua Panitia Pelaksana, Prof. Dr. Ir. H. Andi Tamsil, M.S., yang juga menjabat sebagai Asisten Direktur I Pascasarjana UMI, menegaskan bahwa konferensi ini dirancang bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi forum akademik yang produktif dan berdampak.

“Kami ingin konferensi ini menjadi ruang lahirnya kolaborasi internasional yang konkret, baik dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, maupun pengembangan jejaring akademik global,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa konferensi ini menjadi momentum penting bagi Pascasarjana UMI untuk memperlihatkan kesiapan institusi sebagai tuan rumah forum ilmiah internasional yang profesional dan kompetitif.

Salah satu daya tarik utama konferensi ini adalah peluang publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi.

Artikel yang diterima akan dipublikasikan pada jurnal terindeks Copernicus, sementara artikel-artikel terbaik berpeluang diproses lebih lanjut pada jurnal terindeks Scopus.

Hal ini menunjukkan bahwa konferensi tidak hanya berorientasi pada forum diskusi, tetapi juga mendorong penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah internasional.

Melalui konferensi internasional ini, Pascasarjana UMI kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang aktif membangun dialog global, khususnya dalam isu pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa UMI terus memperluas jejaring internasional, memperkuat reputasi akademik, serta mengambil bagian dalam percakapan ilmiah dunia.

Dari Makassar, dari Indonesia Timur, Pascasarjana UMI terus menunjukkan bahwa perguruan tinggi daerah mampu tampil, bersaing, dan berkontribusi di panggung global. UMI sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, Kampus Perjuangan dan Pengabdian, Kampus Bereputasi dan Berdampak. (rls/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *