BULUKUMBA, NALARMEDIA — Keindahan alam Kabupaten Bulukumba kembali mencuri perhatian.
Kali ini, artis sekaligus produser ternama Indonesia, Baim Wong, memilih Bulukumba sebagai salah satu kandidat lokasi syuting film terbarunya yang dijadwalkan diproduksi tahun 2026 dan tayang pada 2027 mendatang.
Kunjungan Baim Wong bersama tim pada Jumat (5 Juni 2026) menjadi angin segar bagi sektor pariwisata Bulukumba.
Dalam agenda survei lokasi tersebut, mereka mengunjungi sejumlah destinasi unggulan yang selama ini menjadi ikon wisata daerah, mulai dari Tebing Apparalang, kawasan pembuatan perahu Pinisi di Tanah Beru, hingga Pantai Tanjung Bira yang terkenal dengan pasir putih dan panorama lautnya yang memukau.
Menurut Baim Wong, Bulukumba dipilih karena memiliki lanskap alam yang sangat mendukung kebutuhan visual film yang tengah dipersiapkan.
“Kami sedang melakukan survei lokasi untuk film yang akan digarap tahun ini dan direncanakan tayang tahun depan. Bulukumba memiliki spot yang indah dan menarik untuk dijadikan lokasi syuting,” ucap Baim.
Ia mengungkapkan bahwa film tersebut akan diperkuat oleh sejumlah bintang ternama Tanah Air, di antaranya Prilly Latuconsina dan Amanda Manopo.
Lebih dari sekadar produksi film, Baim berharap kehadiran karya tersebut dapat menjadi sarana promosi yang efektif bagi Bulukumba. Keindahan alam dan budaya yang ditampilkan di layar lebar diharapkan mampu menarik minat wisatawan untuk datang langsung menikmati pesona daerah berjuluk Butta Panrita Lopi itu.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Baim Wong dan rombongan juga diterima oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, yang akrab disapa Andi Utta, di Rumah Jabatan Bupati Bulukumba.
Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba, Hamrina A. Muri.
Andi Utta menyampaikan apresiasi atas ketertarikan Baim Wong menjadikan Bulukumba sebagai lokasi pembuatan film.
Menurutnya, industri perfilman memiliki kekuatan besar dalam memperkenalkan potensi daerah kepada publik nasional maupun internasional.
“Kami tentu menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan Baim Wong dan tim. Film bisa menjadi media promosi untuk memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat Indonesia bahkan mancanegara,” kata Andi Utta.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memperkenalkan berbagai keunggulan geografis Bulukumba, khususnya kawasan Tanjung Bira yang dikenal memiliki hamparan pasir putih halus dan garis pantai yang memesona.
Ia menjelaskan bahwa Bulukumba berada di ujung selatan Pulau Sulawesi dengan garis pantai mencapai sekitar 128 kilometer.
Dari jumlah tersebut, kurang lebih 40 kilometer merupakan kawasan pantai berpasir putih yang menjadi magnet wisatawan.
Selama survei berlangsung, Baim Wong dan tim didampingi langsung oleh Hamrina A. Muri untuk meninjau berbagai lokasi potensial yang dapat mendukung proses produksi film.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap rencana produksi film tersebut dapat terealisasi dengan baik dan menjadi media promosi yang mampu mengangkat keindahan alam, budaya maritim, serta destinasi wisata unggulan Bulukumba ke panggung yang lebih luas.
Jika terealisasi, film ini berpotensi menjadi etalase baru yang memperkenalkan Bulukumba kepada jutaan penonton di seluruh Indonesia bahkan dunia. (red)















