Asmo Sulsel Tekankan Pentingnya Keselamatan bagi Pembonceng Motor, Edukasi Lansia di Makassar

Asmo Sulsel menyasar warga Kelurahan Kassi-Kassi, Kota Makassar, dengan menggelar pelatihan safety riding yang menitikberatkan pada keselamatan pembonceng sepeda motor, Kamis (11 Juni 2026).
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA – Komitmen Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) dalam membangun budaya keselamatan berkendara terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukasi.

Kali ini, Asmo Sulsel menyasar warga Kelurahan Kassi-Kassi, Kota Makassar, dengan menggelar pelatihan safety riding yang menitikberatkan pada keselamatan pembonceng sepeda motor, Kamis (11 Juni 2026).

Bertempat di Posyandu Dahlia, kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 warga, yang mayoritas merupakan kelompok lanjut usia (lansia).

Menariknya, sebagian besar peserta dalam kesehariannya lebih sering menjadi pembonceng dibandingkan pengendara motor.

Edukasi dipandu langsung oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny.

Dalam sesi teori, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berkendara, potensi risiko kecelakaan lalu lintas, hingga pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helmet, jaket, celana panjang, dan sepatu saat menggunakan sepeda motor.

Tak hanya mendapatkan materi di dalam ruangan, peserta juga mengikuti sesi praktik yang dipandu oleh Wanny bersama instruktur safety riding lainnya, Restu Wahdini.

Pada sesi tersebut, peserta diajarkan teknik berboncengan yang aman, mulai dari posisi duduk yang benar, cara naik dan turun kendaraan, hingga menjaga keseimbangan selama perjalanan.

Menurut Wanny, masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa keselamatan berkendara hanya menjadi tanggung jawab pengendara.

Padahal, pembonceng juga memiliki risiko yang sama ketika terjadi kecelakaan di jalan raya.

“Sering kali masyarakat menganggap bahwa yang perlu memahami keselamatan berkendara hanya pengendara saja. Padahal, orang yang dibonceng juga memiliki risiko yang sama ketika terjadi kecelakaan. Karena itu, kami mengedukasi peserta mengenai cara berboncengan yang benar, pentingnya menggunakan helmet, serta bagaimana menjaga posisi tubuh agar tidak mengganggu keseimbangan sepeda motor selama perjalanan,” ujar Wanny.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Lurah Kassi-Kassi, Adithya Zulkarnain Masdar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi yang diberikan langsung kepada masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib dan aman berlalu lintas.

Sementara itu, Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, menegaskan bahwa edukasi keselamatan berkendara harus menjangkau seluruh kalangan, termasuk kelompok lanjut usia yang selama ini mungkin belum banyak tersentuh program serupa.

“Kami percaya bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, edukasi safety riding harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Kami berharap edukasi ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu menerapkan budaya #Cari_Aman dalam setiap perjalanan,” kata Antofany.

Melalui program edukasi yang terus dilakukan secara berkelanjutan, Asmo Sulsel berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya keselamatan berkendara, baik sebagai pengendara maupun pembonceng.

Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung terciptanya budaya berlalu lintas yang aman, nyaman, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *