MAKASSAR, NALARMEDIA – Mal Ratu Indah (MaRI) kembali menghadirkan kemeriahan melalui program tahunan unggulannya, MaRI Piknik 2026, yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 Juni 2026.
Mengusung tema “Ascendia: Every Step Tells a Story”, festival kolaboratif ini menyatukan unsur edukasi, kreativitas, olahraga, hiburan, dan kuliner dalam satu ruang yang inklusif bagi masyarakat.
Bertempat di Main Atrium dan Public Plaza MaRI, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara MaRI dan UC Makassar (Ciputra School of Business).
Berbagai program menarik disiapkan untuk menjangkau beragam kalangan, mulai dari keluarga, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga pecinta olahraga.
Salah satu daya tarik utama MaRI Piknik 2026 adalah hadirnya kompetisi basket 3×3 resmi yang terdaftar di Federasi Bola Basket Internasional (FIBA).
Turnamen tersebut menjadi langkah baru dalam menghadirkan ajang olahraga profesional di lingkungan pusat perbelanjaan.
Sebanyak 48 tim tingkat SMA/sederajat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan ambil bagian dalam kompetisi tersebut, terdiri atas 24 tim putra dan 24 tim putri.
Tidak hanya menjadi arena adu kemampuan, para peserta juga berkesempatan mengumpulkan poin yang tercatat dalam sistem pemeringkatan internasional FIBA.
Marketing & Communication Manager Kalla Property, Datu Primadona Husain, mengatakan kehadiran kompetisi FIBA 3×3 menjadi bagian dari komitmen MaRI dalam menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban.
“MaRI terus berupaya menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban saat ini. Kehadiran kompetisi FIBA 3×3 dalam MaRI Piknik menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga sekaligus upaya menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung. Kami berharap program ini dapat menjadi ruang bertemunya talenta muda, komunitas, dan masyarakat dalam suasana yang positif,” ujarnya.
Selain olahraga, MaRI Piknik 2026 juga menjadi panggung bagi kreativitas generasi muda melalui Student Exhibition yang menampilkan berbagai karya mahasiswa UC Makassar.
Beragam proyek dari program studi Visual Communication Design (VCD), Information Technology (IMT), Management (MAN), hingga Media and Communication (MEM) dipamerkan secara terbuka kepada masyarakat.
Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan interaktif, seperti workshop pembuatan keychain, pemrograman robot, sesi berbagi inspirasi bersama praktisi kreatif, hingga kegiatan yang mendorong partisipasi langsung masyarakat.
Menurut Ona, sapaan akrab Datu Primadona Husain, MaRI Piknik merupakan wujud komitmen MaRI dalam mendukung tumbuhnya komunitas dan kreativitas lokal.
“Sebagai pusat aktivitas masyarakat, MaRI ingin terus menjadi ruang yang terbuka bagi kolaborasi. Melalui MaRI Piknik, kami menghadirkan program yang mempertemukan unsur edukasi, kreativitas, olahraga, dan hiburan dalam satu pengalaman yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan destinasi yang relevan, inklusif, dan bernilai bagi masyarakat Makassar,” jelasnya.
Tak hanya itu, suasana piknik urban juga semakin terasa dengan hadirnya area kuliner yang melibatkan berbagai tenant dan pelaku UMKM lokal.
Pengunjung dapat menikmati aneka sajian sambil menyaksikan beragam hiburan yang berlangsung sepanjang acara, mulai dari pertunjukan musik, penampilan UKM Band, stand-up comedy, hingga seni tari.
Bagi pencinta dunia digital, MaRI Piknik 2026 turut menghadirkan berbagai aktivitas interaktif seperti e-sports fun match dan kompetisi berbasis platform Roblox yang memadukan kreativitas dan teknologi.
Dengan rangkaian program yang beragam, MaRI Piknik 2026 diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan dunia pendidikan, industri, komunitas, dan masyarakat luas.
Kehadiran kompetisi FIBA 3×3, pameran karya mahasiswa, workshop kreatif, hingga hiburan keluarga menjadi bukti komitmen MaRI dalam menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga inspiratif dan bernilai edukatif.
MaRI Piknik 2026 berlangsung setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WITA dan terbuka untuk seluruh masyarakat Makassar serta sekitarnya. (rls/red)















