MAKASSAR, NALARMEDIA – Menyusun Curriculum Vitae (CV) yang profesional kini menjadi salah satu keterampilan wajib bagi mahasiswa yang ingin sukses memasuki dunia kerja.
Hal itulah yang menjadi fokus utama dalam Workshop Career Compass bertema “Mengenal Dunia Industri dan Mempersiapkan Karier Profesional”, hasil kolaborasi Barru Barakkah Property dan Politeknik Bosowa, yang diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai program studi, Senin (13 Juli 2026).
Workshop menghadirkan Recruitment & PD Barru Barakkah Property, A. Dala Delfiana Kasim, yang membagikan berbagai strategi kepada mahasiswa untuk menyusun CV yang mampu menarik perhatian recruiter sejak proses seleksi administrasi.
Dalam pemaparannya, Dala menegaskan bahwa CV merupakan gerbang pertama yang menentukan peluang seorang pelamar untuk melangkah ke tahap rekrutmen berikutnya.
Karena itu, setiap mahasiswa harus mampu menyusun CV yang ringkas, profesional, dan mampu menggambarkan kompetensi serta potensi yang dimiliki.
“CV adalah kesan pertama yang diberikan kepada perusahaan. Dalam hitungan detik, seorang recruiter dapat menilai apakah kandidat layak diproses lebih lanjut atau tidak. Karena itu, buatlah CV yang sederhana, jelas, dan memiliki nilai jual,” ujarnya.
Menurut Dala, CV yang baik harus memuat informasi yang relevan dengan posisi yang dilamar, mulai dari profil singkat, riwayat pendidikan, pengalaman organisasi maupun magang, keterampilan, sertifikasi, hingga prestasi yang pernah diraih.
Penyajian informasi yang sistematis dan mudah dipahami juga menjadi nilai tambah di mata perusahaan.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menghindari berbagai kesalahan yang masih sering ditemukan dalam penyusunan CV, seperti penggunaan desain yang berlebihan, kesalahan penulisan, informasi yang tidak relevan, hingga mencantumkan data yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Perusahaan saat ini lebih menghargai CV yang menunjukkan pengalaman nyata, pencapaian yang terukur, serta kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan industri dibandingkan sekadar tampilan yang menarik,” jelasnya.
Selain teknik penyusunan CV, peserta juga dibekali pentingnya membangun personal branding sebagai faktor pendukung dalam meraih karier profesional.
Menurut Dala, personal branding mencerminkan karakter, kompetensi, dan integritas seseorang yang kini menjadi salah satu aspek yang turut diperhatikan perusahaan saat merekrut karyawan.
Mahasiswa didorong aktif mengikuti organisasi, pelatihan, sertifikasi, kompetisi, hingga kegiatan sosial sebagai upaya membangun rekam jejak positif. Mereka juga diajak memanfaatkan media sosial secara bijak untuk menampilkan portofolio, karya, dan pengalaman yang dapat memperkuat citra profesional.
“CV yang baik akan semakin kuat apabila didukung dengan personal branding yang positif. Perusahaan tidak hanya melihat kemampuan akademik, tetapi juga ingin mengetahui karakter, rekam jejak, dan potensi yang dimiliki oleh setiap kandidat,” tambahnya.
Workshop berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Mahasiswa memanfaatkan sesi diskusi untuk berkonsultasi mengenai format CV yang sesuai standar industri, isi CV yang mampu menarik perhatian recruiter, hingga strategi meningkatkan peluang diterima bekerja.
Kegiatan tersebut dimoderatori oleh Ir. Muh. Edy Hidayat, S.ST., M.Tr.T., dosen Program Studi Teknik Mekatronika Politeknik Bosowa, yang berhasil menghadirkan suasana diskusi komunikatif dan inspiratif.
Melalui penyelenggaraan Workshop Career Compass, Politeknik Bosowa bersama Barru Barakkah Property berharap mahasiswa semakin siap menghadapi dunia kerja dengan bekal kemampuan menyusun CV yang profesional, membangun personal branding yang kuat, serta memiliki daya saing tinggi dalam menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang. (ADV)















