HUT ke-81 RI di Bone: BupAAS Hidupkan Semarak Kemerdekaan hingga ke Desa, UMKM Ikut Panen

Di bawah kepemimpinan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS) bersama Wakil Bupati (Wabup) Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. menjadikan momentum kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berkreasi, berolahraga, menjaga kebersihan, sekaligus menggerakkan perekonomian rakyat.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bone berlangsung semarak.

Di bawah kepemimpinan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS) bersama Wakil Bupati (Wabup) Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. menjadikan momentum kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berkreasi, berolahraga, menjaga kebersihan, sekaligus menggerakkan perekonomian rakyat.

Beragam kegiatan 17-an digelar di berbagai wilayah Kabupaten Bone.

Mulai dari perlombaan olahraga, permainan rakyat, kegiatan kebersihan lingkungan hingga berbagai agenda hiburan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Semarak tersebut terasa bukan hanya di pusat kota, tetapi juga menjangkau ke jantung kecamatan hingga desa-desa.

Masyarakat diberi ruang untuk ikut mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan dengan suasana penuh kebersamaan.

BupAAS menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI.

“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat sangat baik. Ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan masih sangat kuat di tengah-tengah masyarakat,” ujar BupAAS.

Menurutnya, perayaan HUT RI bukan sekadar seremoni tahunan.

Momentum tersebut harus mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, berbagai kegiatan dirancang agar masyarakat dapat hadir, berinteraksi dan menikmati suasana kemerdekaan bersama keluarga maupun lingkungan masing-masing.

Dari Lomba 17-an hingga Geliat Ekonomi Rakyat

Salah satu dampak positif yang terlihat dari semarak kegiatan HUT RI adalah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Kegiatan yang menghadirkan banyak warga secara otomatis menciptakan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menawarkan berbagai produk mereka. Kuliner, makanan ringan, minuman, hingga produk usaha masyarakat turut meramaikan berbagai lokasi kegiatan.

Bagi pelaku UMKM, keramaian perayaan kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan penjualan.

BupAAS menilai geliat tersebut menjadi bagian penting dari semangat membangun ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bone.

“Yang menggembirakan, UMKM juga ikut panen. Geliat ekonomi kerakyatan tidak hanya dirasakan di kota, tetapi sampai ke desa-desa. Masyarakat ikut merasakan semarak sekaligus manfaat dari kegiatan ini,” ungkapnya.

Perputaran ekonomi yang terjadi selama rangkaian kegiatan kemerdekaan menunjukkan bahwa agenda masyarakat dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal.

Kemerdekaan Hadir hingga Pelosok Desa

Semarak HUT ke-81 RI di Bone juga menjadi gambaran bagaimana perayaan kemerdekaan mampu menyatukan masyarakat dari berbagai lapisan.

Anak-anak, pemuda, orang tua hingga komunitas masyarakat ikut ambil bagian dalam berbagai kegiatan. Perlombaan olahraga dan kebersihan lingkungan menjadi sarana memperkuat kekompakan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Di tingkat desa, kegiatan 17-an juga menjadi momentum mempererat hubungan sosial masyarakat. Warga bergotong royong menyiapkan kegiatan, menghias lingkungan, mengikuti perlombaan hingga menikmati berbagai hiburan yang disiapkan secara bersama-sama.

Bagi pemerintah daerah, keterlibatan masyarakat secara luas menjadi indikator bahwa semangat kemerdekaan tumbuh dari bawah dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

BupAAS berharap semarak HUT ke-81 RI tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan berakhir. Semangat gotong royong, kebersamaan, kebersihan lingkungan serta keberanian menggerakkan ekonomi lokal diharapkan terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semangat kemerdekaan ini harus terus kita jaga. Bukan hanya dalam kegiatan 17 Agustus, tetapi juga dalam membangun Bone bersama-sama,” ujarnya.

Dengan demikian, HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bone bukan hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, menghidupkan ruang publik dan mendorong ekonomi kerakyatan.

Dari pusat kota hingga pelosok desa, merah putih berkibar, masyarakat berkumpul dan UMKM bergerak. Semuanya menjadi bagian dari wajah kemerdekaan yang dirasakan bersama oleh masyarakat Bone. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *