NANGAHALE, NALARMEDIA — Kepedulian terhadap warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diwujudkan Bosowa Peduli melalui Tim Tanggap Bencana yang hingga kini masih intensif bergerak di sejumlah titik pengungsian Desa Nangahale.
Aksi kemanusiaan tersebut difokuskan untuk merespons kebutuhan mendesak 1.651 warga yang saat ini mengungsi akibat bencana gempa bumi.
Tim Bosowa Peduli menyalurkan berbagai kebutuhan dasar sesuai arahan Posko Induk Kabupaten.
Bantuan tersebut meliputi terpal, tikar, selimut, air bersih, beras, biskuit hingga susu anak.
Untuk memastikan bantuan tersalurkan secara transparan dan tepat sasaran, logistik diserahkan langsung kepada Kepala Desa beserta perangkat desa serta koordinator posko pengungsian setempat.
Tak hanya mengandalkan distribusi melalui posko, tim Bosowa Peduli juga turun langsung menyisir tenda-tenda pengungsian.
Langkah ini dilakukan untuk melihat kondisi warga secara lebih dekat sekaligus memberikan bantuan prioritas kepada pengungsi yang berada dalam kondisi paling membutuhkan.
Perwakilan Tim Program Bosowa Peduli, Jufri, mengatakan bahwa respons di lapangan terus disesuaikan dengan kebutuhan paling mendesak yang dirasakan masyarakat.
“Fokus utama kami adalah merespons cepat apa yang paling dibutuhkan warga saat ini. Selain berkoordinasi dengan Posko Induk, kami menyisir langsung tenda-tenda pengungsian agar bantuan kebutuhan dasar dapat diterima dengan tepat dan meringankan beban para pengungsi korban bencana gempa NTT,” ujarnya.
Menurut Jufri, koordinasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan bencana berjalan efektif.
Setelah melakukan koordinasi lanjutan bersama Posko Induk Kabupaten dan tim Bosowa Berlian Motor Maumere, penyaluran bantuan pada tahap berikutnya akan difokuskan pada distribusi paket sembako.
Tak berhenti di titik-titik pengungsian, Bosowa Peduli juga menyiapkan langkah lanjutan untuk menjangkau warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
Memasuki hari ketiga dan keempat, Bosowa Peduli bersama jaringan mitra lokal berencana melakukan penyisiran langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak untuk menyalurkan bantuan lanjutan secara merata.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bosowa Peduli untuk memastikan bantuan kemanusiaan tidak hanya hadir di pusat-pusat pengungsian, tetapi juga menjangkau warga yang masih bertahan di sekitar rumah mereka dengan kondisi yang membutuhkan perhatian.
Di tengah situasi pascabencana yang penuh keterbatasan, gerakan cepat dan kolaboratif ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban para korban gempa di NTT. (ADV)















