Maulid di Masjid Badrissalam Bumi Cilellang Mas, Wabup AAP Ajak Warga Menjaga Syukur dan Persaudaraan

Wakil Bupati (Wabup) Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. (AAP), yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat rasa syukur, keimanan, kepedulian sosial dan persaudaraan.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Badrissalam, BTN Bumi Cilellang Mas, Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Senin (14 September 2026), berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan.

Wakil Bupati (Wabup) Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. (AAP), yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat rasa syukur, keimanan, kepedulian sosial dan persaudaraan.

Di hadapan jamaah, Wabup AAP mengingatkan bahwa kesempatan untuk berkumpul dalam majelis Maulid merupakan sebuah nikmat yang patut disyukuri.

Menurutnya, semangat syukur harus tetap dijaga, termasuk ketika masyarakat menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Peringatan Maulid ini hendaknya menjadi momentum bagi kita, baik secara pribadi, keluarga maupun sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Bone, untuk tidak berhenti bersyukur,” kata Andi Akmal.

Ia menyebut sejumlah persoalan yang belakangan dirasakan masyarakat, mulai dari ketersediaan LPG, pemadaman listrik hingga antrean BBM.

Namun, menurutnya, berbagai persoalan tersebut harus dihadapi dengan semangat kebersamaan.

Pemerintah Kabupaten Bone, kata dia, terus berupaya mencari solusi dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Salah satu langkah yang dilakukan Pemkab Bone adalah membentuk Satgas khusus untuk mengawal dan memperlancar distribusi BBM.

“Dalam tiga minggu terakhir ini, alhamdulillah kita telah membentuk Satgas khusus untuk memperlancar distribusi BBM. Jika dibandingkan dengan daerah lain, kondisi kita di Bone alhamdulillah masih relatif lebih baik,” ujarnya.

Pertanian dan Perikanan Tetap Jadi Perhatian

Andi Akmal juga menyinggung kondisi sektor pertanian yang ikut terdampak fenomena El Nino.

Meski demikian, hasil panen di sejumlah wilayah masih menunjukkan capaian yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut dinilai penting karena pertanian dan perikanan menjadi sektor utama yang menopang kehidupan banyak masyarakat Bone.

Ia menegaskan, pemerintah tidak hanya berbicara mengenai peningkatan produksi, tetapi juga memastikan kebutuhan penunjang masyarakat, termasuk ketersediaan BBM bagi nelayan.

“Hadirnya Kepala Dinas Perikanan pada sore hari ini juga menjadi komitmen kita bersama agar ke depan sektor perikanan dan kehidupan para nelayan kita bisa semakin baik, ditunjang dengan kelancaran pasokan BBM,” jelasnya.

Jalan Rusak Ditangani Bertahap

Dalam kesempatan itu, Andi Akmal juga memaparkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bone.

Ia mengatakan sejumlah persoalan jalan, termasuk ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan parah di kawasan Toro dan Panyula, terus ditangani secara bertahap.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak mungkin berjalan tanpa dukungan masyarakat.

Ia menyebut pembangunan jalan nasional dan sejumlah infrastruktur pendukung lainnya telah mencapai kurang lebih 460 kilometer.

“Kita telah mampu membangun jalan nasional serta infrastruktur pendukung lainnya sepanjang kurang lebih 460 kilometer. Semua pencapaian ini hanya dapat terwujud karena adanya kebersamaan, kekompakan dan semangat gotong royong dari seluruh warga Bone,” katanya.

Bagi Andi Akmal, pembangunan bukan hanya soal panjang jalan yang dibangun atau jumlah fasilitas yang tersedia. Lebih jauh, pembangunan harus menghadirkan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Jamaah Membludak, Wabup Apresiasi Kekompakan Warga

Suasana Maulid semakin terasa hangat dengan tingginya antusiasme masyarakat. Jumlah jamaah yang hadir bahkan membuat kapasitas Masjid Badrissalam tidak mampu menampung seluruh warga.

Andi Akmal mengapresiasi antusiasme tersebut sebagai cerminan kuatnya kebersamaan warga.

“Melihat antusias para jamaah sore ini, saya melihat adanya ketulusan dan kekompakan yang luar biasa. Inilah modal utama kita untuk membangun Kabupaten Bone yang kita cintai,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pembangunan Bone harus dilakukan secara menyeluruh. Pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, fasilitas kesehatan dan pendidikan harus berjalan beriringan dengan pembangunan sumber daya manusia.

Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi Bone yang berkualitas.

Bone Punya Potensi Besar

Andi Akmal juga mengingatkan bahwa Bone memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama di sektor pertanian, perikanan dan sumber daya alam.

Potensi tersebut, menurutnya, harus dikelola secara baik, bertanggung jawab dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap keberkahan momentum Maulid Nabi dapat menjadi energi positif bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan membangun daerah.

“Mari kita jadikan keberkahan bulan Maulid ini sebagai dorongan untuk mewujudkan Kabupaten Bone yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur, negeri yang aman, makmur dan senantiasa berada dalam naungan ampunan Allah SWT,” tuturnya.

Andi Akmal kemudian menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus DKM dan seluruh warga Kelurahan Toro, khususnya masyarakat BTN Bumi Cilellang Mas, yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut dengan baik.

PBB Toro Lunas Rp214 Juta

Sementara itu, Camat Tanete Riattang Timur, A. Habibie, mengapresiasi masyarakat Kelurahan Toro yang telah menunjukkan kepatuhan dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Ia menyebut warga telah melunasi PBB dengan nilai sekitar Rp214 juta.

Habibie juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya setelah kegiatan Maulid. Warga diminta tidak membuang sampah sembarangan agar lingkungan tetap bersih dan nyaman.

Ia turut menyampaikan perkembangan program Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di Lingkungan Rompe, Kelurahan Bajoe. Program tersebut saat ini menampung 294 siswa dari keluarga kurang mampu.

Selain itu, masyarakat diingatkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan kompor, regulator gas dan peralatan listrik telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah.

Kontribusi PBB Rp1,7 Miliar, Pembangunan Rp25 Miliar

Pada kesempatan yang sama, Andi Akmal menyampaikan bahwa kontribusi PBB di wilayah Kecamatan Tanete Riattang Timur mencapai sekitar Rp1,7 miliar.

Di sisi lain, pemerintah mengalokasikan anggaran pembangunan fisik dan infrastruktur di wilayah tersebut sekitar Rp25 miliar.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan bahwa kontribusi masyarakat melalui pajak kembali dihadirkan dalam bentuk pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Andi Akmal berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus dipelihara. Sebab, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan anggaran dan kebijakan, tetapi juga persatuan, kepedulian dan gotong royong.

“Semoga sinergi dan kebersamaan ini terus terjaga demi mewujudkan Bone yang Mandiri, Sejahtera dan Berdaya Saing,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *