MAKASSAR, NALARMEDIA.ID – Asap bukan sekadar mengganggu jarak pandang. Di balik udara yang tampak berkabut, terdapat ancaman terhadap kesehatan yang perlu diwaspadai masyarakat.
Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mengajak warga lebih peduli terhadap kondisi udara dan melindungi keluarga dari paparan asap.
Imbauan ini menjadi pengingat bahwa kualitas udara memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
Paparan asap, terutama yang berasal dari pembakaran sampah maupun kebakaran, dapat membawa partikel halus dan zat pencemar yang berbahaya jika terhirup.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak mengabaikan kondisi udara di lingkungan sekitar. Ketika asap mulai menyelimuti kawasan tempat tinggal, warga perlu mengambil langkah perlindungan, terutama jika kualitas udara memburuk.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap pekat tercium atau terlihat. Warga juga dapat menutup pintu dan jendela saat asap masuk ke permukiman, serta menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel ketika harus beraktivitas di luar.
Selain melindungi diri, masyarakat juga perlu mengambil peran dalam mencegah munculnya sumber asap. Kebiasaan membakar sampah secara terbuka dan aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran perlu dihindari karena dapat mencemari udara sekaligus membahayakan lingkungan sekitar.
DLH Kota Makassar mendorong masyarakat menjadikan kepedulian terhadap kualitas udara sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Menjaga udara tetap bersih tidak hanya berkaitan dengan kelestarian lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan orang-orang yang tinggal di sekitarnya.
Kesadaran bersama menjadi kunci untuk mengurangi risiko pencemaran udara. Langkah sederhana, seperti tidak membakar sampah, menghindari aktivitas pemicu kebakaran, dan memperhatikan informasi kualitas udara, dapat membantu melindungi masyarakat dari paparan asap.
Udara bersih adalah kebutuhan bersama. Dengan lebih waspada terhadap kondisi udara dan menghindari aktivitas yang memicu asap, masyarakat turut menjaga kesehatan keluarga sekaligus mewujudkan lingkungan Kota Makassar yang lebih aman dan nyaman. (ADV)















