BONE, NALARMEDIA.ID — Suasana berbeda kini hadir di kawasan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone.
Tak hanya menjadi tempat tinggal dan pusat aktivitas kepala daerah, area tersebut disulap menjadi ruang yang lebih hidup dengan aneka tanaman dan beragam satwa.
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.Si., yang akrab disapa BupAAS, menghadirkan suasana hijau sekaligus nuansa wisata edukasi melalui penataan area yang memadukan tanaman hias dan tempat pemeliharaan binatang.
Sejumlah satwa menghuni kawasan tersebut, mulai dari rusa, burung merak, ayam dengan beragam jenis, hingga berbagai jenis burung lainnya.
Kehadiran satwa-satwa itu membuat suasana Rujab Bupati Bone menyerupai kebun binatang mini yang menawarkan pemandangan berbeda bagi pengunjung.
Penataan tersebut tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana lahan dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan ruang hijau yang produktif dan memiliki nilai tambah.
Di tengah banyaknya lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal, BupAAS mengajak masyarakat untuk mulai mengubah lahan tidur menjadi area yang lebih bermanfaat.
Lahan kosong di sekitar rumah, menurut pesan yang ingin disampaikan, dapat ditata menjadi kebun tanaman produktif, taman hijau, maupun ruang yang mendukung pelestarian lingkungan.
“Jangan biarkan lahan kosong begitu saja. Mari kita manfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif, ditanami berbagai tanaman yang bermanfaat sehingga lingkungan menjadi lebih hijau, asri, dan memiliki nilai guna,” tutur BupAAS.
Selain mengajak masyarakat memanfaatkan lahan, BupAAS juga mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap satwa. Binatang bukan sekadar pelengkap keindahan lingkungan, melainkan makhluk hidup yang perlu dirawat, diberi pakan yang sesuai, serta dijaga kesejahteraannya.
Masyarakat diharapkan membiasakan diri menyayangi binatang dan mengajarkan kepedulian terhadap satwa kepada anak-anak sejak dini.
Dengan begitu, upaya memperindah lingkungan dapat berjalan seiring dengan tumbuhnya rasa tanggung jawab terhadap makhluk hidup.
Kehadiran beragam tanaman dan satwa di kawasan Rujab Bupati Bone menjadi gambaran bahwa ruang yang tersedia dapat ditata lebih kreatif.
Lahan yang sebelumnya berpotensi tidak termanfaatkan bisa dikembangkan menjadi area hijau yang menarik, produktif, sekaligus memberikan nilai edukasi.
Pesan yang ingin digaungkan pun sederhana: mulai dari lahan sendiri, hijaukan lingkungan, manfaatkan setiap ruang secara bijak, dan tumbuhkan rasa sayang terhadap binatang.
Sebab, lingkungan yang asri tidak hanya lahir dari banyaknya tanaman yang tumbuh, tetapi juga dari kepedulian manusia dalam merawat alam dan seluruh makhluk hidup di sekitarnya. (red)















