BAZNAS Bone Kucurkan Bantuan Rp302,6 Juta, Wabup AAP Harap Mustahik Naik Kelas Jadi Muzaki

Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. (AAP), menghadiri penyaluran zakat tersebut di Aula Masjid Agung Al-Markaz Al-Ma’arif Kabupaten Bone, Rabu (28/10/2026).
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone menyalurkan bantuan senilai Rp302,6 juta kepada masyarakat sepanjang Januari hingga Oktober 2026.

Program ini menjadi salah satu upaya memperkuat ekonomi warga, membantu biaya pendidikan, hingga mendukung kegiatan keagamaan.

Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. (AAP), menghadiri penyaluran zakat tersebut di Aula Masjid Agung Al-Markaz Al-Ma’arif Kabupaten Bone, Rabu (28/10/2026).

Mengusung tema “Dari Muzaki untuk Mustahik: Sinergi Zakat untuk Bone MABERRE (Mandiri Berkeadilan dan Berkelanjutan)”, kegiatan ini menegaskan pentingnya pengelolaan zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bone, Drs. H. Zainal Abidin, mengatakan penyaluran zakat merupakan bentuk tanggung jawab lembaganya dalam mengelola amanah masyarakat dan memastikan bantuan diberikan kepada mereka yang berhak sesuai ketentuan delapan golongan asnaf.

“BAZNAS Kabupaten Bone sampai hari ini tidak henti-hentinya membantu pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat yang kategori mustahik berdasarkan delapan golongan asnaf,” ujarnya.

Bantuan Rp302,6 Juta untuk 55 Penerima

Berdasarkan rekapitulasi BAZNAS Kabupaten Bone, total bantuan yang tercatat selama Januari hingga Oktober 2026 mencapai Rp302.658.700 dengan 55 penerima manfaat.

Bantuan tersebut mencakup modal usaha produktif senilai Rp165,5 juta untuk 39 penerima, bantuan modal usaha produktif di Kecamatan Sibulue sebesar Rp14.658.700 untuk 11 penerima, renovasi masjid sebesar Rp20 juta untuk dua penerima, serta bantuan biaya pendidikan senilai Rp102,5 juta untuk tiga penerima.

Khusus dalam kegiatan penyaluran pada Rabu (28/10), bantuan produktif sebesar Rp165 juta disalurkan kepada 39 penerima secara simbolis. Selain itu, bantuan pendidikan sebesar Rp7,5 juta diberikan kepada dua penerima, sedangkan Masjid Al-Muhajirin memperoleh bantuan Rp10 juta.

UPZ Watampone juga menyalurkan bantuan produktif kepada 11 penerima dengan total Rp13.778.700.

Zainal menjelaskan, program BAZNAS mencakup berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, dakwah, advokasi, kemanusiaan, hingga kesehatan. Setiap bantuan disalurkan dengan mempertimbangkan ketentuan dan kriteria penerima manfaat.

Ia pun mengingatkan penerima bantuan usaha agar mengelola dana secara disiplin sehingga bantuan yang diberikan benar-benar mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

“Yang diharapkan adalah setiap tahunnya ada peningkatan usaha. Perbaiki manajemen, catat seluruh pemasukan dan pengeluaran, serta jangan mencampuradukkan uang kebutuhan rumah tangga dengan uang usaha,” pesannya.

Wabup: Jangan Selamanya Jadi Penerima Zakat

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, mengapresiasi kontribusi BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya melalui program pemberdayaan ekonomi.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah, BAZNAS, dan kalangan pengusaha perlu terus diperkuat agar potensi zakat dapat dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran.

Akmal menyebut angka kemiskinan di Kabupaten Bone mengalami penurunan dari 9,13 persen menjadi 8,9 persen. Ia berharap kerja sama berbagai pihak, termasuk melalui program pemberdayaan BAZNAS, terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita berharap kemitraan ini terus berlanjut bersama para pengusaha, sehingga masyarakat yang menjadi mustahik semakin berkurang dan ke depannya bisa menjadi muzaki, bahkan membayar zakat,” kata Akmal.

Ia menegaskan, bantuan produktif harus menjadi modal awal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, memperbesar pendapatan, dan membangun kemandirian ekonomi.

Dengan demikian, penerima zakat tidak hanya terbantu untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga memiliki kesempatan memperbaiki taraf hidup hingga suatu saat mampu menunaikan zakat dan membantu sesama.

Potensi Zakat ASN Bisa Tembus Rp6 Miliar Setahun

Di hadapan peserta kegiatan, Akmal turut menyoroti besarnya potensi zakat, infak, dan sedekah dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bone.

Ia memberikan ilustrasi, apabila 5.000 PNS menyisihkan Rp100 ribu setiap bulan, dana yang terkumpul dapat mencapai Rp500 juta per bulan atau Rp6 miliar dalam setahun.

“Bayangkan berapa banyak masyarakat yang bisa dibantu jika potensi ini dikelola dengan baik. Karena itu, kesadaran untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

Menurut Akmal, optimalisasi potensi tersebut dapat memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, kesadaran berbagi perlu dibangun bersama, baik di lingkungan pemerintahan maupun dunia usaha.

Ia juga mengajak para pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pembukaan lapangan kerja, pembayaran pajak, serta penunaian zakat. Pertumbuhan usaha yang dibarengi kepedulian sosial dinilai dapat memperkuat perekonomian daerah sekaligus mengurangi kesenjangan.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Bone Rusmin Igho, S.H., Wakil Ketua II H. Muhaemin Ali, Lc., Wakil Ketua III Haryany, S.Ag., M.H., Wakil Ketua IV H. Ihsan Abdullah, S.Pi., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Bone Drs. H. Nursalam, M.Pd., serta pengusaha dan tokoh penggerak zakat Hj. Farida Hanafing, S.T., M.E.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone bersama BAZNAS berharap pengelolaan zakat semakin profesional, transparan, dan tepat sasaran. Semangat Bone MABERRE diharapkan tidak hanya memperkuat solidaritas sosial, tetapi juga membuka jalan bagi masyarakat untuk bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.

Zakat diharapkan bukan sekadar meringankan beban, melainkan menjadi pijakan bagi masyarakat Bone untuk bangkit, mandiri, dan kelak ikut mengangkat kesejahteraan sesama. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *