Polisi Bone Tak Cuma Jaga Kamtibmas, Kini Turun ke Warkop Dengarkan Keluh Kesah Pengangguran!

Kapolres Bone, AKBP Astoto Budi Rahmantyo, bersama sejumlah pejabat utama Polres Bone menyambangi warga di Warkop Raja Coffee, Jalan Makmur, dan Warkop 55, Jalan Majang, Watampone, Selasa (27 Oktober 2026).
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA.ID – Kepolisian tak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Di Kabupaten Bone, polisi juga turun langsung mendengarkan keluh kesah warga yang belum memiliki pekerjaan melalui program Polisi Peduli Pengangguran.

Kapolres Bone, AKBP Astoto Budi Rahmantyo, bersama sejumlah pejabat utama Polres Bone menyambangi warga di Warkop Raja Coffee, Jalan Makmur, dan Warkop 55, Jalan Majang, Watampone, Selasa (27 Oktober 2026).

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Kapolres berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi, terutama mengenai sulitnya memperoleh pekerjaan, terbatasnya peluang kerja, hingga harapan warga mendapatkan akses pelatihan keterampilan.

Bukan sekadar berbincang di meja kopi, pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sekaligus menyampaikan harapan agar bisa memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kapolres Bone AKBP Astoto Budi Rahmantyo mengatakan, program Polisi Peduli Pengangguran merupakan wujud kepedulian Polri terhadap persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga berupaya memberikan perhatian terhadap kondisi sosial ekonomi warga. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap termotivasi untuk mengembangkan kemampuan diri,” jelasnya.

Menurut Astoto, aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan tersebut akan menjadi bahan awal pendataan warga yang belum bekerja. Data dan masukan itu diharapkan dapat membantu menentukan langkah tindak lanjut sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Ia menegaskan, kepolisian dapat mengambil peran sebagai fasilitator yang menghubungkan masyarakat pencari kerja dengan instansi terkait yang memiliki kewenangan di bidang ketenagakerjaan.

“Kami berupaya membantu agar mereka memperoleh informasi mengenai peluang kerja maupun pelatihan keterampilan yang dapat meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi,” ungkapnya.

Kapolres menambahkan, persoalan pengangguran membutuhkan perhatian dan sinergi berbagai pihak. Karena itu, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi langkah penting untuk memahami kebutuhan warga sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait.

“Melalui dialog langsung, kami dapat mengetahui kondisi yang dihadapi warga sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” sambungnya.

Melalui program ini, Polres Bone bersama Polsek jajaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberi manfaat bagi warga.

Kapolres Bone pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, produktif, dan sejahtera.

Semangat “Polisi untuk Masyarakat” diharapkan tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui kepedulian, komunikasi, serta langkah nyata dalam menjawab persoalan yang dihadapi warga, termasuk tantangan mendapatkan pekerjaan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *