MAKASSAR, NALARMEDIA.ID – Kota Makassar bakal menjadi panggung promosi pariwisata Jakarta melalui gelaran Forum Bisnis Jakarta Travel Fair 2026 pada 11–12 November mendatang.
Tak sekadar memasarkan destinasi Ibu Kota, agenda ini juga membuka peluang bagi Makassar untuk memperluas promosi wisata sekaligus memperkuat jaringan bisnis pariwisata lintas daerah.
Persiapan kegiatan tersebut mulai dimatangkan melalui audiensi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar di Ruang Rapat Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Kamis (8 Oktober 2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menyatukan koordinasi kedua pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda promosi, sekaligus menjajaki peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi industri perjalanan dan ekonomi kreatif.
Melalui forum bisnis tersebut, Jakarta akan memperkenalkan berbagai destinasi unggulan, pengalaman wisata, serta produk pariwisata yang dimiliki Ibu Kota kepada masyarakat dan pelaku industri perjalanan di Makassar.
Namun, promosi ini bukan sekadar tentang Jakarta. Makassar juga mendapat kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan destinasi dan daya tarik wisatanya kepada jaringan pelaku usaha, mitra bisnis, serta peserta yang terlibat dalam rangkaian kegiatan.
Dengan konsep promosi timbal balik, Jakarta Travel Fair 2026 diharapkan menjadi jembatan untuk mempertemukan potensi wisata kedua kota sekaligus memperluas peluang kerja sama antarpelaku industri.
Jakarta Bidik Pasar Wisata Makassar
Sekretaris Disparekraf DKI Jakarta, Helma Dahlia, berharap pelaksanaan Jakarta Travel Fair 2026 di Makassar dapat berjalan optimal melalui dukungan dan sinergi bersama Dinas Pariwisata Kota Makassar.
Menurutnya, kolaborasi antardaerah menjadi faktor penting untuk memastikan agenda promosi terlaksana dengan baik sekaligus memberikan ruang bagi kedua kota untuk memperkenalkan keunggulan pariwisatanya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat bersinergi dengan Dinas Pariwisata Kota Makassar sehingga pelaksanaan Jakarta Travel Fair 2026 berjalan lancar dan kedua daerah bisa saling mempromosikan potensi pariwisatanya,” ujar Helma Dahlia.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penyelenggaraan satu agenda promosi, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan sektor pariwisata.
Bagi Jakarta, Makassar merupakan salah satu pasar potensial untuk memperluas jangkauan promosi destinasi dan produk wisata. Sebaliknya, Makassar memiliki peluang memanfaatkan forum tersebut untuk memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat di luar Sulawesi Selatan.
Makassar sendiri masuk dalam rangkaian promosi Jakarta Travel Fair 2026 bersama Medan, Balikpapan, dan Padang. Pemilihan sejumlah kota tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan pemasaran pariwisata Jakarta ke berbagai wilayah Indonesia.
Makassar Tak Mau Sekadar Jadi Tuan Rumah
Dinas Pariwisata Kota Makassar menyambut positif rencana pelaksanaan forum bisnis tersebut. Pemerintah kota melihat kegiatan ini sebagai peluang untuk memperkuat promosi destinasi lokal sekaligus memperluas jejaring dengan pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Makassar, Safaruddin, menegaskan bahwa persiapan perlu dilakukan secara terkoordinasi agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
“Forum bisnis ini menjadi kesempatan bagi Makassar untuk memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan pelaku industri pariwisata,” ujar Safaruddin.
Ia menambahkan, kesiapan teknis menjadi salah satu perhatian utama menjelang pelaksanaan kegiatan pada November mendatang. Tahapan tersebut mencakup survei lokasi, koordinasi penyelenggaraan, hingga pemenuhan kebutuhan teknis lainnya.
Koordinasi yang intensif antara penyelenggara dan pihak tuan rumah dinilai penting agar seluruh kebutuhan dapat diidentifikasi sejak awal. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan diharapkan berlangsung efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pihak yang terlibat.
Buka Peluang Bisnis dan Pergerakan Wisatawan
Lebih dari sekadar agenda promosi, Jakarta Travel Fair 2026 berpotensi menjadi ruang pertemuan bagi pelaku usaha perjalanan untuk membangun komunikasi, bertukar informasi, serta menjajaki peluang kerja sama bisnis.
Interaksi tersebut diharapkan dapat mendorong pertukaran wisatawan antardaerah, memperluas pemasaran produk wisata, dan memperkuat hubungan antara pelaku industri pariwisata Jakarta dan Makassar.
Bagi Makassar, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan destinasi unggulan, pengalaman wisata, serta peluang usaha di sektor pariwisata kepada jaringan yang lebih luas.
Sementara bagi Jakarta, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat penetrasi pasar di kawasan Indonesia timur melalui pendekatan promosi yang melibatkan pemerintah daerah dan pelaku industri.
Dinas Pariwisata Kota Makassar berharap seluruh tahapan persiapan, termasuk survei lokasi dan koordinasi teknis, dapat berjalan lancar hingga hari pelaksanaan.
Dengan dukungan kedua pemerintah daerah, Forum Bisnis Jakarta Travel Fair 2026 di Makassar diharapkan tidak hanya menyukseskan promosi pariwisata Jakarta, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pengembangan destinasi lokal dan membuka jalan bagi kolaborasi bisnis pariwisata yang berkelanjutan.
Makassar pun berpeluang mengambil peran lebih besar: bukan hanya menjadi tempat promosi wisata Jakarta, melainkan juga menjadi pintu bagi perluasan jejaring pariwisata dan bisnis antardaerah. (ADV)















