Operasi Patuh Pallawa 2026 di Bone Makin Gencar, Polisi Ingatkan Pengendara: Helmet SNI Harus Klik!

Jangan anggap remeh keselamatan di jalan raya! Memasuki hari keempat Operasi Patuh Pallawa 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone semakin gencar mengedukasi pengendara agar disiplin berlalu lintas dan tidak mengabaikan perlengkapan keselamatan.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA.ID – Jangan anggap remeh keselamatan di jalan raya! Memasuki hari keempat Operasi Patuh Pallawa 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone semakin gencar mengedukasi pengendara agar disiplin berlalu lintas dan tidak mengabaikan perlengkapan keselamatan.

Kali ini, kegiatan dipusatkan di Jalan Besse Kajuara, Watampone, Kabupaten Bone, Kamis (29/10/2026). Petugas turun langsung ke jalan untuk mengingatkan masyarakat bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar menghindari teguran polisi, tetapi juga melindungi nyawa diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Salah satu perhatian utama petugas adalah penggunaan helm berstandar nasional Indonesia (SNI) yang dipasang dengan benar hingga tali penguncinya berbunyi klik.

Selain itu, pengendara sepeda motor diingatkan untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sah serta membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat berkendara.

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra Utama, menegaskan bahwa edukasi keselamatan terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

“Kami terus mengingatkan pengendara agar selalu tertib, mulai dari penggunaan helm SNI bagi pengendara motor, kepemilikan SIM yang sah, hingga membawa STNK,” ujar Riyanda.

Bukan Sekadar Razia, Polisi Bangun Kesadaran Pengendara

Operasi Patuh Pallawa 2026 tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelanggaran. Petugas juga mengedepankan pendekatan edukatif melalui imbauan dan teguran kepada pengendara yang kedapatan tidak mematuhi aturan.

Menurut Riyanda, operasi ini menjadi momentum untuk membangun budaya disiplin berlalu lintas yang harus tumbuh dari kesadaran setiap pengguna jalan.

Ia mengajak masyarakat agar tidak memandang operasi kepolisian sebagai ajang mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai langkah bersama untuk menekan risiko kecelakaan dan menciptakan perjalanan yang lebih aman.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami tidak segan-segan mengajak masyarakat untuk tidak melihat operasi ini sebagai ajang mencari kesalahan, melainkan sebagai upaya bersama dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pelanggaran sekecil apa pun berpotensi menimbulkan risiko, terutama jika menyangkut penggunaan perlengkapan keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan berkendara.

Berlangsung 14 Hari, Pengendara Diminta Jangan Abai

Operasi Patuh Pallawa 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Selama pelaksanaan operasi, Satlantas Polres Bone berharap edukasi dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Bone.

Polisi mengimbau seluruh pengendara agar memeriksa kelengkapan kendaraan dan dokumen sebelum bepergian, menggunakan helm SNI dengan benar, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Sebab, sampai di tujuan dengan selamat jauh lebih penting daripada terburu-buru di jalan. Tertib berlalu lintas bukan karena takut ditilang, melainkan karena nyawa dan keselamatan adalah taruhan yang tidak boleh diabaikan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *