FOUSHOU, CINA, NALARMEDIA — Universitas Muslim Indonesia (UMI) semakin menegaskan langkah besarnya sebagai kampus masa depan yang sedang mempersiapkan transformasi digital di seluruh lini kehidupan kampus melalui penguatan kolaborasi internasional bersama Minjiang University, Fuzhou, Cina.
Delegasi UMI diterima langsung oleh President of Minjiang University dalam agenda strategis yang membuka peluang kerja sama global di bidang transformasi digital, pengembangan smart campus, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), big data, inovasi pendidikan, hingga tata kelola perguruan tinggi modern berbasis teknologi.
Pertemuan tersebut menjadi semakin istimewa karena Minjiang University memiliki nilai sejarah penting dalam perkembangan pendidikan tinggi di Cina. Kampus ini pernah dipimpin langsung oleh Presiden Republik Rakyat Tiongkok saat ini, Xi Jinping, yang menjabat sebagai President of Minjiang University pada periode 1990–1996. Fakta historis tersebut menjadikan Minjiang University dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan yang memiliki jejak penting dalam perjalanan transformasi pendidikan modern di Cina.
Kunjungan UMI ke Minjiang University tidak hanya menjadi agenda silaturahmi akademik, tetapi juga bagian dari langkah konkret mempercepat roadmap transformasi digital UMI menuju kampus modern, terintegrasi, adaptif, dan berdaya saing global.
Rangkaian agenda dimulai dengan kunjungan ke University of Fujian’s History and Applied Education Achievements Exhibition di Xinhua Du Business School. Pada sesi tersebut, delegasi UMI memperoleh gambaran menyeluruh mengenai perkembangan Minjiang University, sistem pendidikan terapan, penguatan inovasi, hingga integrasi teknologi dalam pengelolaan universitas modern.
Fokus utama pembahasan kemudian berlangsung di School of Computer Science, tempat delegasi UMI mendiskusikan peluang pengembangan Program Studi Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu bidang strategis pendidikan masa depan.
Diskusi tersebut mencakup pengembangan kurikulum berbasis teknologi, penguatan kompetensi digital mahasiswa, pembelajaran cerdas, hingga peluang kolaborasi riset internasional dalam bidang kecerdasan buatan dan teknologi terapan.
Delegasi UMI juga melakukan eksplorasi langsung ke Big Data Command Center dan Smart Classrooms di Modern Education Center Minjiang University.
Di lokasi tersebut, delegasi menyaksikan bagaimana teknologi menjadi tulang punggung pengelolaan universitas modern, mulai dari integrasi data kelembagaan, pengambilan keputusan berbasis data secara real time, hingga sistem pembelajaran digital yang lebih interaktif, efisien, dan personal.
Pengalaman tersebut menjadi referensi strategis bagi UMI dalam mempercepat implementasi transformasi digital kampus yang saat ini terus dipersiapkan melalui penguatan sistem informasi terintegrasi, smart academic services, digital governance, AI-based learning ecosystem, serta pengembangan smart campus yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, menegaskan bahwa perguruan tinggi masa depan tidak lagi cukup hanya mengandalkan metode konvensional.
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan strategis. Perguruan tinggi modern harus mampu bergerak cepat, adaptif, dan memiliki visi jangka panjang dalam menjawab perubahan global. Apa yang kami lihat di Minjiang University menjadi inspirasi besar bagi percepatan transformasi UMI menuju universitas modern yang terintegrasi dan berdaya saing internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A., menekankan bahwa penguatan teknologi harus berjalan beriringan dengan pembaruan tata kelola kelembagaan.
“Smart campus bukan hanya tentang teknologi, tetapi bagaimana teknologi menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, tata kelola yang lebih efektif, dan pengalaman akademik yang lebih berkualitas bagi mahasiswa. Kami ingin UMI hadir sebagai kampus yang modern tetapi tetap menjaga nilai, budaya, dan karakter keislamannya,” ungkapnya.
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menegaskan bahwa UMI saat ini sedang menyiapkan transformasi digital di seluruh lini kehidupan kampus sebagai bagian dari langkah besar menuju World Class University.
“UMI sedang mempersiapkan transformasi digital di semua lini kehidupan kampus. Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa UMI ke depan tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi hidup dalam ekosistem smart campus yang modern, cepat, adaptif, berbasis teknologi, dan terhubung dengan dunia global,” tuturnya.
Menurut Rektor, transformasi yang sedang dipersiapkan UMI bukan hanya pada aspek teknologi pembelajaran, tetapi juga menyangkut sistem akademik, layanan mahasiswa, keuangan, pengelolaan data, riset, pengabdian masyarakat, hingga pengembangan kecerdasan buatan dalam tata kelola universitas.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMI juga secara resmi mengundang President of Minjiang University untuk hadir pada puncak Milad ke-72 Universitas Muslim Indonesia yang akan berlangsung pada 23 Juni 2026 mendatang di Makassar.
Undangan tersebut menjadi simbol penguatan jejaring internasional UMI sekaligus penegasan bahwa UMI terus membuka ruang kolaborasi global dalam bidang pendidikan, inovasi, dan pengembangan teknologi masa depan.
“Kami berharap hubungan antara UMI dan Minjiang University tidak berhenti pada kunjungan ini, tetapi berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang dalam bidang smart campus, AI, pertukaran akademik, riset internasional, dan transformasi pendidikan tinggi masa depan,” tambahnya.
Langkah strategis ini semakin memperkuat posisi UMI sebagai kampus yang tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga sedang menyiapkan lompatan besar menuju universitas masa depan berbasis teknologi, inovasi, dan kolaborasi internasional.
Bagi calon mahasiswa baru, pesan yang ingin ditegaskan UMI sangat jelas: masa depan pendidikan tinggi sedang berubah, dan UMI sedang menyiapkan diri menjadi bagian penting dari perubahan besar tersebut.
UMI bukan hanya kampus hari ini.
UMI sedang membangun ekosistem kampus masa depan. UMI adalah Kampus Ilmu dan Ibadah, Kampus Perjuangan dan Pengabdian, Kampus Bereputasi dan Berdampak. (rls/red).















