Poltekbos Cetak Talenta Kelistrikan Masa Depan Lewat EISC 2026

Semangat kompetisi dan peningkatan kualitas pendidikan vokasi mewarnai pelaksanaan Electrical Installation Skills Competition (EISC) 2026 yang digelar Program Studi Teknik Listrik Politeknik Bosowa di Kampus Politeknik Bosowa, Makassar, Rabu (10 Juni 2026).
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA – Semangat kompetisi dan peningkatan kualitas pendidikan vokasi mewarnai pelaksanaan Electrical Installation Skills Competition (EISC) 2026 yang digelar Program Studi Teknik Listrik Politeknik Bosowa di Kampus Politeknik Bosowa, Makassar, Rabu (10 Juni 2026).

Ajang bergengsi bidang Instalasi Listrik ini diikuti oleh 19 SMK terbaik dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, termasuk SMKN 2 Bone yang turut ambil bagian untuk menunjukkan kemampuan dan kompetensi siswanya di bidang kelistrikan.

EISC 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Prodi Teknik Listrik Politeknik Bosowa dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan serta mendapat dukungan penuh dari PT PLN Indonesia Power UBP Barru sebagai sponsor tunggal.

Kompetisi ini menjadi wadah bagi siswa vokasi untuk menguji keterampilan, mengasah kemampuan teknis, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia industri yang semakin kompetitif.

Tak hanya itu, ajang ini juga menjadi tahapan seleksi untuk menentukan wakil Sulawesi Selatan pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional.

Sebanyak 19 sekolah ambil bagian dalam kompetisi tersebut, yakni SMKN 6 Takalar, SMKN 5 Barru, SMKN 2 Bone, SMKN 8 Bulukumba, SMKS Muhammadiyah Bungoro, SMKN 3 Soppeng, SMKN 2 Makassar, SMKN 4 Enrekang, SMK SMTI Makassar, SMKN 3 Bantaeng, SMKS Kristen Harapan Rantepao, SMKN 3 Pangkep, SMKN 5 Gowa, SMKN 2 Luwu, SMK Kristen Pelangi, SMKN 2 Parepare, SMKN 4 Jeneponto, SMKN 4 Gowa, dan SMKS Darussalam.

Ketua Program Studi Teknik Listrik Politeknik Bosowa, Sulistianingsih Nur Fitri, mengatakan kompetisi ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan kompetensi siswa SMK sekaligus upaya menyiapkan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan industri.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan pengembangan potensi siswa SMK di bidang Instalasi Listrik. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pengembangan kemampuan mental mahasiswa dalam menghadapi dan terlibat pada kegiatan kompetisi. Juara tingkat provinsi nantinya akan mewakili Sulawesi Selatan pada ajang LKS SMK tingkat nasional,” ujarnya.

Menurutnya, EISC telah menjadi agenda tahunan Prodi Teknik Listrik Politeknik Bosowa sejak tahun 2019. Konsistensi penyelenggaraan tersebut menjadi bukti komitmen institusi dalam mendukung kemajuan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Ketua Panitia EISC 2026, Maulana Azka Mutawalli, menilai kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta lomba, tetapi juga bagi mahasiswa yang terlibat sebagai penyelenggara.

“Melalui kegiatan ini kami belajar mengembangkan soft skill, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, serta kemampuan mengelola kegiatan berskala provinsi secara profesional. Pengalaman ini menjadi bekal yang sangat berharga bagi mahasiswa,” katanya.

Melalui EISC 2026, Politeknik Bosowa berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang unggul, kompeten, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun dunia kerja.

Bagi SMKN 2 Bone, keikutsertaan dalam ajang ini menjadi kesempatan berharga untuk mengukur kemampuan siswa sekaligus membawa nama baik daerah dalam kompetisi yang mempertemukan talenta-talenta terbaik bidang kelistrikan dari seluruh Sulawesi Selatan. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *