MAKASSAR, NALARMEDIA — Semangat kemerdekaan terasa berbeda di jalanan Kota Makassar.
Ratusan pencinta sepeda motor Honda ambil bagian dalam Konvoi Merdeka yang digelar Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut diikuti 50 pasangan bapak dan anak pengguna Honda PCX160, anggota dari 17 komunitas sepeda motor Honda di Makassar, serta konsumen dan pecinta sepeda motor Honda.
Bukan sekadar berkendara bersama, Konvoi Merdeka menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan sekaligus mengenalkan kembali sejumlah destinasi bersejarah dan ikon Kota Makassar kepada para peserta.
Dengan semangat kebersamaan, rombongan menyusuri sejumlah landmark yang menjadi bagian penting dari wajah Kota Makassar.
Rute perjalanan meliputi Benteng Rotterdam, Monumen Mandala, Pantai Losari, Masjid 99 Kubah hingga kawasan Center Point of Indonesia (CPI).
Perjalanan tersebut menghadirkan pengalaman yang berbeda. Para peserta tidak hanya menikmati sensasi berkendara bersama, tetapi juga diajak mengenal lebih dekat sejarah dan identitas Kota Makassar yang tercermin melalui berbagai destinasi yang dilewati.
Namun, sebelum roda kendaraan bergerak meninggalkan titik awal, keselamatan menjadi perhatian utama.
Seluruh peserta terlebih dahulu mendapatkan edukasi safety riding #Cari_Aman yang dipandu Wanny, instruktur safety riding Asmo Sulsel.
Edukasi tersebut menjadi bekal penting agar peserta memahami cara berkendara secara aman, tertib dan bertanggung jawab selama mengikuti konvoi.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan Konvoi Merdeka menjadi momentum untuk memadukan semangat kemerdekaan dengan kampanye keselamatan berkendara.
“Kami ingin kegiatan bersama komunitas dan pencinta Honda tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan menikmati perjalanan, tetapi juga menjadi momentum untuk terus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara,” ujar Habib.
Ia menegaskan, edukasi #Cari_Aman diberikan agar peserta dapat menerapkan perilaku berkendara yang aman selama perjalanan.
“Sebelum memulai konvoi, kami memberikan edukasi #Cari_Aman agar seluruh peserta dapat berkendara dengan tertib, menjaga jarak aman, menggunakan perlengkapan berkendara, serta menghargai pengguna jalan lainnya,” lanjutnya.
Kemerdekaan Juga Tentang Berbagi
Semangat kemerdekaan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti di jalan raya. Asmo Sulsel turut menghadirkan aksi sosial melalui penyerahan donasi kepada Panti Asuhan An-Nur.
Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian konvoi Merdeka untuk menghadirkan nilai kebermanfaatan di tengah perayaan HUT ke-81 RI.
Melalui kegiatan sosial tersebut, Asmo Sulsel mengajak komunitas dan masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk berbagi dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Region Head Asmo Sulsel, Jeffry Mei Gamastra, mengatakan keterlibatan komunitas, konsumen dan masyarakat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di antara para pencinta sepeda motor Honda.
“Kemerdekaan adalah momentum yang tepat untuk mempererat persatuan dan kebersamaan. Melalui konvoi Merdeka ini, kami ingin mengajak konsumen, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama merayakan kemerdekaan dengan cara yang positif,” kata Jeffry.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung selama Konvoi Merdeka, tetapi terus tumbuh dalam berbagai aktivitas berikutnya.
“Kami juga berharap semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga, tidak hanya dalam kegiatan hari ini, tetapi juga dalam berbagai aktivitas lainnya,” ujarnya.
Konvoi Merdeka akhirnya menjadi lebih dari sekadar perjalanan bersama.
Di balik deru mesin dan iring-iringan sepeda motor, terselip pesan tentang persatuan, keselamatan, kepedulian dan kecintaan terhadap daerah.
Melalui kegiatan tersebut, Asmo Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus membangun kedekatan dengan komunitas, konsumen dan masyarakat, sekaligus mendorong budaya berkendara yang aman melalui semangat #Cari_Aman.
Sebab, memaknai kemerdekaan di jalan raya bukan hanya tentang menikmati kebebasan bergerak, tetapi juga tentang saling menghargai, menjaga keselamatan dan memastikan setiap perjalanan membawa kebaikan bagi sesama. (ADV)















