BONE, NALARMEDIA — Gemerlap bola-bola biliar di atas meja hijau The Sultan Pool and Cafe, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, menjadi saksi sengitnya persaingan atlet lintas daerah dalam Open Tournament Biliar 1st Anniversary The Sultan Pool and Cafe.
Turnamen yang berlangsung pada 9–16 Agustus 2026 tersebut bukan sekadar perayaan satu tahun berdirinya The Sultan Pool and Cafe.
Ajang ini juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus panggung untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding para atlet biliar dari berbagai daerah.
Turnamen secara resmi dibuka sekaligus ditutup oleh Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Bone yang juga Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone, H. Andi Promal Pawi, S.T., M.Si.
Sebanyak 128 peserta ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Mereka datang dari berbagai wilayah, mulai dari Kabupaten Bone dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, hingga Kalimantan Timur.
Dengan total hadiah mencapai Rp121,2 juta, turnamen ini menjadi salah satu ajang biliar yang menarik perhatian atlet lintas daerah.
H. Andi Promal Pawi menyambut antusias kehadiran seluruh peserta dan mengajak para atlet menjadikan kompetisi tersebut sebagai momentum meningkatkan prestasi dengan tetap mengedepankan sportivitas.
“Selamat datang dan selamat berlomba. Nikmati olahraganya, nikmati capaian prestasinya,” ujar Andi Promal Pawi.
Khusus bagi atlet-atlet asal Sulawesi Selatan yang diproyeksikan memperkuat kabupaten masing-masing pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026, ia mendorong agar turnamen tersebut dimanfaatkan sebagai ruang mengukur kemampuan sekaligus memperkuat mental bertanding.
“Silakan jadikan turnamen ini untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding,” pesannya.
Menurutnya, event seperti ini penting untuk menjaga geliat olahraga biliar di daerah. Selain melahirkan atlet berprestasi, kompetisi lintas daerah juga membuka kesempatan bagi para atlet untuk saling mengukur kemampuan dalam atmosfer pertandingan yang kompetitif.
Andi Promal Pawi turut memberikan apresiasi kepada pengelola dan panitia The Sultan Pool and Cafe yang telah menggelar turnamen tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda yang berkelanjutan di Kabupaten Bone.
“Terima kasih tim The Sultan Pool & Cafe sudah menggelar turnamen biliar ini. Semoga berlanjut terus,” katanya.
Peserta Lintas Provinsi, Persaingan Sengit
Ketua Panitia, Andi Muhammad Dzaki Sultan Pawi, S.H., mengatakan Open Tournament Biliar 1st Anniversary The Sultan Pool & Cafe digelar dengan sejumlah tujuan, di antaranya meningkatkan prestasi dan kualitas atlet biliar daerah.
Selain itu, turnamen tersebut menjadi wadah silaturahmi bagi para pecinta dan atlet biliar dari berbagai daerah sekaligus mendorong perkembangan olahraga biliar yang sportif, profesional dan berprestasi.
“Turnamen ini kami harapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan meningkatkan kualitas atlet biliar daerah,” ujar Dzaki.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah atlet yang mencapai 128 orang. Mereka tidak hanya berasal dari Kabupaten Bone, tetapi juga dari Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp121.200.000, dengan rincian juara pertama Rp50 juta plus trofi, juara kedua Rp20 juta plus trofi, semifinalis masing-masing Rp8 juta plus trofi, delapan besar Rp3 juta, 16 besar Rp1,5 juta, dan 32 besar Rp700 ribu.
Pertandingan berlangsung sesuai jadwal dan regulasi yang telah ditetapkan panitia. Aspek sportivitas, kejujuran dan fair play menjadi prinsip utama selama kompetisi berlangsung.
Untuk memastikan pertandingan berjalan tertib dan profesional, panitia juga melibatkan wasit yang berkompeten.
Idris Kadir Keluar Sebagai Juara
Persaingan ketat akhirnya melahirkan para juara. Idris Kadir, perwakilan POBSI Makassar, berhasil keluar sebagai juara pertama dan membawa pulang hadiah utama Rp50 juta beserta trofi.
Posisi kedua ditempati Alif, perwakilan dari Soppeng.
Sementara posisi juara ketiga bersama diraih Gugun BTL, atlet POBSI Sidrap, dan Heri Apong, atlet senior asal Samarinda.
Empat atlet lainnya berhasil menembus babak delapan besar, yakni Saddang, atlet tuan rumah, Aldi 168, Yudi Prasetyo asal Palu, serta Anugrah asal Kendari.
Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan ketatnya persaingan antar-atlet dari berbagai daerah yang tampil dengan kemampuan terbaik mereka.
Bagi Kabupaten Bone, gelaran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat eksistensi daerah sebagai tuan rumah berbagai event olahraga.
Lebih dari itu, kompetisi tersebut diharapkan ikut mendorong lahirnya atlet-atlet potensial Sulawesi Selatan yang siap tampil pada Porprov Sulsel XVIII 2026.
Porprov Sulsel XVIII 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026, dengan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone menjadi tuan rumah bersama.
Menutup kegiatan, Andi Muhammad Dzaki menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya turnamen tersebut.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Ketua KONI, serta seluruh pihak yang turut mendukung kegiatan.
“Terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bone sehingga Open Tournament Biliar dalam rangka 1st Anniversary The Sultan Pool & Cafe dapat terlaksana,” pungkasnya.
Dari sebuah perayaan ulang tahun, The Sultan Pool and Cafe berhasil menghadirkan lebih dari sekadar kompetisi. Meja biliar menjadi titik temu para atlet dari berbagai daerah, sementara semangat sportivitas menjadi jembatan untuk membangun prestasi olahraga yang lebih besar.
Di tengah persiapan menuju Porprov 2026, turnamen ini menjadi pengingat bahwa prestasi lahir dari kompetisi yang sehat, keberanian menguji kemampuan, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang. (red)















