Honda Hype School Sambangi SMKN 3 Takalar, Padukan Edukasi Safety Riding dan Kreativitas Pelajar

Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus memperkuat kedekatannya dengan generasi muda melalui program Honda Hype School, sebuah roadshow ke sejumlah sekolah yang memadukan edukasi, hiburan, kreativitas, serta pengalaman langsung bersama berbagai produk Honda.
banner 325x300

TAKALAR, NALARMEDIA – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus memperkuat kedekatannya dengan generasi muda melalui program Honda Hype School, sebuah roadshow ke sejumlah sekolah yang memadukan edukasi, hiburan, kreativitas, serta pengalaman langsung bersama berbagai produk Honda.

SMKN 3 Takalar menjadi sekolah perdana yang disambangi dalam rangkaian Honda Hype School pada Jumat (21 Agustus 2026).

Kegiatan berlangsung semarak dengan menghadirkan beragam aktivitas menarik, mulai dari penampilan bakat siswa-siswi, pameran sepeda motor Honda, riding test, hingga edukasi keselamatan berkendara.

Kehadiran Honda Hype School memberikan ruang bagi para pelajar untuk berinteraksi langsung dengan Honda di lingkungan sekolah.

Para siswa tidak hanya dapat melihat jajaran sepeda motor Honda yang dipamerkan, tetapi juga merasakan pengalaman berkendara melalui sesi riding test menggunakan Honda PCX.

Di tengah suasana yang penuh kreativitas tersebut, edukasi keselamatan berkendara #Cari_Aman menjadi salah satu agenda utama.

Materi disampaikan oleh Wanny, instruktur safety riding Asmo Sulsel, dengan mengangkat berbagai kondisi yang kerap dihadapi pelajar saat berkendara sehari-hari.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kebiasaan sebagian pelajar yang menganggap perlengkapan keselamatan tidak terlalu penting ketika berkendara dalam jarak dekat, misalnya dari rumah menuju sekolah.

Wanny menegaskan, jarak perjalanan bukan alasan untuk mengabaikan keselamatan.

“Penggunaan perlengkapan berkendara tetap penting, baik ketika berkendara dalam jarak dekat maupun jauh. Kita tidak pernah tahu kapan risiko di jalan dapat terjadi. Kecelakaan memang tidak dapat kita prediksi, tetapi penggunaan perlengkapan berkendara yang tepat dapat membantu mengurangi fatalitas ketika kecelakaan terjadi,” ujar Wanny.

Menurutnya, membangun kesadaran keselamatan berkendara sejak usia pelajar menjadi langkah penting. Dengan pemahaman yang baik, para siswa diharapkan tidak hanya mampu menjaga keselamatan dirinya sendiri, tetapi juga lebih peduli terhadap keselamatan pengguna jalan lainnya.

Tak hanya berbicara soal safety riding, Honda Hype School juga dikemas sebagai ruang bagi pelajar untuk mengekspresikan kreativitas. Penampilan bakat siswa-siswi SMKN 3 Takalar menjadi salah satu daya tarik kegiatan, sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menunjukkan potensi mereka.

Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan Honda Hype School merupakan bagian dari upaya Asmo Sulsel membangun hubungan yang lebih dekat dengan generasi muda melalui aktivitas yang sesuai dengan karakter dan keseharian mereka.

“Kami ingin Honda dapat hadir lebih dekat dengan generasi muda, bukan hanya melalui produk, tetapi juga melalui berbagai aktivitas yang dapat mereka nikmati dan memberikan manfaat. Karena itu, kami menyasar sejumlah sekolah melalui Honda Hype School agar dapat berinteraksi langsung dengan para pelajar sekaligus menyampaikan pesan keselamatan berkendara sejak dini,” ujar Yusticia.

Melalui program tersebut, Asmo Sulsel berharap hubungan positif dengan generasi muda dapat terus terbangun. Honda juga ingin mendorong lahirnya kebiasaan berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab di kalangan pelajar.

Honda Hype School selanjutnya akan menyambangi sejumlah sekolah lainnya di wilayah operasional Asmo Sulsel.

Roadshow ini menjadi salah satu cara Honda untuk hadir lebih dekat dengan aktivitas dan keseharian pelajar, sekaligus membawa pesan #Cari_Aman melalui pendekatan yang lebih menyenangkan, interaktif, dan mudah diterima generasi muda. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *