BupAAS Percayakan Masa Depan Pendidikan Bone kepada Rusdi, Sang Ketua PGRI Kini Jadi Kadis

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., (BupAAS) memberikan kepercayaan kepada Muhammad Rusdi untuk mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Sebuah amanah baru kembali membawa Muhammad Rusdi, S.Pd., M.Pd., ke dunia yang selama ini dekat dengan perjalanan pengabdiannya: pendidikan.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., (BupAAS) memberikan kepercayaan kepada Rusdi untuk mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.

Amanah tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdian Rusdi di lingkup Pemerintah Kabupaten Bone.

Sebelumnya, Rusdi dipercaya memimpin Dinas Perdagangan Kabupaten Bone.

Namun, jejak pengabdiannya di sektor pendidikan membuat dirinya bukan sosok asing bagi jajaran Dinas Pendidikan maupun para insan pendidikan di Bumi Arung Palakka.

Rusdi pernah mengemban tugas sebagai Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika kini ia kembali dipercaya berada di garda depan dalam mengawal berbagai agenda pembangunan pendidikan di Kabupaten Bone.

Di luar struktur pemerintahan, Rusdi juga dikenal sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bone.

Posisi itu membuatnya cukup dekat dengan para guru dan memahami secara langsung berbagai dinamika yang dihadapi tenaga pendidik di lapangan.

Kembali ke Dinas Pendidikan bukan sekadar perpindahan jabatan bagi Rusdi.

Di balik amanah tersebut terdapat tanggung jawab besar untuk memastikan pembangunan pendidikan benar-benar menyentuh kebutuhan guru, peserta didik, sekolah hingga masyarakat.

Rusdi menyadari, pendidikan tidak cukup hanya dibangun melalui kebijakan dan program di atas kertas.

Pendidikan membutuhkan kerja nyata, kolaborasi, ketulusan, serta keberanian untuk menghadirkan perubahan.

“Amanah yang diberikan ini merupakan kepercayaan dan kewajiban yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya dan harus dibarengi dengan kerja nyata untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Bone,” tuturnya, Selasa (15 September 2026).

Ia menegaskan, tugas tersebut akan dijalankan dengan semangat untuk mewujudkan harapan Pemerintahan Beramal serta menjaga komitmen agar seluruh gerak pembangunan pendidikan tetap sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bone.

Menurutnya, pendidikan harus menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun Bone yang lebih mandiri, adil, dan berkelanjutan.

“Harus sejalan dengan visi dan misi Bupati/Wakil Bupati Bone, yakni Maberre, Bone Mandiri, Bone Berkeadilan dan Bone Berkelanjutan,” ujarnya.

Amanah baru itu sekaligus menghadirkan harapan baru. Dengan pengalaman di pemerintahan, pemahaman terhadap dunia pendidikan, serta kedekatan dengan para guru melalui organisasi profesi, Rusdi diharapkan mampu menjembatani kebijakan pemerintah dengan kebutuhan nyata di sekolah.

Sebab, di balik setiap ruang kelas, ada guru yang mengabdi. Di balik setiap guru, ada anak-anak yang sedang menggantungkan masa depan. Dan di balik masa depan anak-anak Bone, ada tanggung jawab pemerintah untuk memastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas.

Kini, Rusdi kembali ke rumah pengabdian yang pernah membesarkan pengalaman profesionalnya.

Bukan untuk sekadar menempati kursi jabatan, tetapi untuk menjawab sebuah amanah: membawa pendidikan Bone bergerak lebih maju dan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi Bumi Arung Palakka. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *