Makassar Bidik Wisatawan Australia! Pemkot Buka Peluang Kolaborasi Internasional, Pariwisata hingga Ekonomi Kreatif Jadi Andalan

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin hadiri Australia Experience Day yang digelar Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Konsulat Jenderal Australia di Gerai IM3 & Tri Store, Jalan Slamet Riyadi, Makassar, Kamis (1 Oktober 2026).
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA.ID – Kota Makassar kian serius memperluas jangkauan promosi pariwisata ke pasar internasional.

Australia menjadi salah satu negara potensial yang dibidik untuk memperkuat kerja sama pariwisata, pendidikan, dan ekonomi kreatif di kawasan Indonesia Timur.

Peluang tersebut mengemuka dalam kegiatan Australia Experience Day yang digelar Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Konsulat Jenderal Australia di Gerai IM3 & Tri Store, Jalan Slamet Riyadi, Makassar, Kamis (1 Oktober 2026).

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat Australia, mulai dari peluang pendidikan hingga potensi kerja sama lintas negara.

Momentum tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi Makassar untuk memperluas jejaring internasional dan memperkenalkan daya tarik wisatanya kepada masyarakat mancanegara.

Dinas Pariwisata Kota Makassar turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran dinas menjadi sinyal bahwa pemerintah kota terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha dan mitra internasional guna memperkuat daya saing pariwisata daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, hadir bersama Kepala Bidang Pemasaran dan pejabat fungsional.

Menurut Achmad Hendra, kegiatan seperti Australia Experience Day memiliki nilai strategis karena dapat mempertemukan berbagai pemangku kepentingan sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Makassar dan Australia.

“Bagi Kota Makassar, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mitra dari Australia,” tutur Achmad Hendra.

Ia menilai, hubungan lintas negara tidak sebatas komunikasi dan pertukaran informasi. Lebih dari itu, interaksi tersebut berpotensi melahirkan kolaborasi dalam promosi destinasi, pertukaran pengalaman, hingga penguatan jejaring industri pariwisata.

Wisata Bahari hingga Kuliner Jadi Senjata Makassar

Makassar memiliki beragam potensi yang dapat ditawarkan kepada wisatawan internasional. Mulai dari pesona wisata bahari, kekayaan kuliner khas daerah, warisan budaya, hingga kehidupan masyarakat pesisir yang menjadi bagian dari identitas kota.

Berbagai daya tarik tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu pintu gerbang pariwisata di kawasan Indonesia Timur.

Achmad Hendra menegaskan, promosi destinasi perlu dilakukan melalui berbagai saluran dan melibatkan lebih banyak mitra. Dengan dukungan konektivitas yang semakin berkembang, peluang memperkenalkan pengalaman wisata Makassar kepada masyarakat luar negeri juga semakin terbuka.

“Promosi pariwisata perlu dilakukan melalui berbagai saluran dan kolaborasi. Dengan semakin terbukanya konektivitas, peluang untuk memperkenalkan destinasi dan pengalaman wisata Makassar kepada masyarakat luar negeri juga semakin luas,” katanya.

Karena itu, keterlibatan pemerintah daerah dalam forum internasional diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi berlanjut menjadi kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan destinasi dan pelaku industri pariwisata.

Wakil Wali Kota Dorong Kolaborasi Berkelanjutan

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, turut mengapresiasi inisiatif Indosat Ooredoo Hutchison yang menghadirkan Australia Experience Day.

Aliyah berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak lembaga pendidikan, agen perjalanan wisata, serta berbagai pihak yang berkepentingan.

Menurutnya, akses terhadap informasi internasional menjadi penting, terutama bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kemampuan, melanjutkan pendidikan, dan memperoleh pengalaman di tingkat global.

“Ini adalah inisiatif yang perlu kita apresiasi. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya sampai di sini, tetapi terus berlanjut dengan melibatkan lebih banyak lembaga pendidikan, agen wisata, dan pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini tidak hanya memberikan manfaat dalam membuka akses informasi pendidikan, tetapi juga berpotensi memperkuat konektivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di Makassar.

“Kita membutuhkan kegiatan-kegiatan seperti ini. Kehadiran Australia Experience Day memberikan ruang dan akses informasi bagi generasi muda Makassar untuk meraih peluang studi internasional, sekaligus mendorong sektor pariwisata,” katanya.

Indosat Jadi Jembatan Hubungan Makassar–Australia

Head of Region Sulawesi Indosat Ooredoo Hutchison, Beni Iskandar, menjelaskan bahwa Australia Experience Day dirancang sebagai wadah yang mendekatkan masyarakat dengan berbagai informasi mengenai Australia.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan pihak-pihak terkait untuk mengetahui peluang pendidikan, pengalaman internasional, serta potensi kerja sama dalam suasana yang terbuka dan mudah dijangkau.

Inisiatif ini sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan telekomunikasi memiliki peluang untuk mengambil peran lebih luas, tidak hanya menyediakan layanan konektivitas, tetapi juga menjadi penghubung antara masyarakat, lembaga, dan mitra internasional.

Sementara itu, Konsul Jenderal Australia di Makassar, Sanchi Davis, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kedekatan geografis Australia dengan kawasan Indonesia Timur menjadi salah satu faktor yang mendukung penguatan hubungan kedua pihak.

Menurut Sanchi, hubungan Australia dan Indonesia Timur dapat terus berkembang melalui interaksi masyarakat, pertukaran pengetahuan, serta kerja sama di berbagai sektor strategis.

“Konektivitas digital dan mobilitas masyarakat akan memperdalam hubungan Australia dan Indonesia Timur, khususnya dalam bidang ekonomi, pariwisata dan pendidikan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa konektivitas digital dan mobilitas masyarakat dapat menjadi pendorong penting dalam memperluas hubungan antardaerah dan antarnegara.

Kemudahan mengakses informasi memungkinkan masyarakat mengenali peluang di luar negeri. Pada saat yang sama, hubungan yang semakin erat juga membuka kesempatan bagi daerah untuk memperkenalkan potensi unggulannya kepada khalayak internasional.

Bidik Kerja Sama yang Berdampak Nyata

Bagi Makassar, penguatan hubungan dengan Australia menjadi peluang untuk memperluas promosi destinasi sekaligus membangun kemitraan yang mendukung pengembangan pariwisata daerah.

Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan mitra internasional menjadi salah satu faktor penting untuk mewujudkan pariwisata yang berdaya saing.

Keterlibatan Dinas Pariwisata Kota Makassar dalam Australia Experience Day diharapkan dapat memperkuat komunikasi antarpemangku kepentingan dan membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih konkret.

Dengan kekayaan wisata bahari, kuliner, budaya, serta potensi ekonomi kreatif yang dimiliki, Makassar berpeluang memperluas pengenalan destinasi ke pasar internasional, termasuk Australia.

Ke depan, kerja sama yang berkelanjutan diharapkan mampu menjadikan Makassar bukan sekadar titik pertemuan masyarakat dari berbagai wilayah, tetapi juga destinasi unggulan yang semakin dikenal melalui pengalaman wisata, kekayaan budaya, dan peluang ekonomi kreatif di Indonesia Timur. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *