BONE, NALARMEDIA.ID — Ada pesan sederhana yang terkadang lebih kuat ketika disampaikan bukan hanya dengan kata-kata, tetapi melalui sebuah keteladanan.
Hal itu ditunjukkan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), saat menjalani olahraga pagi di sekitar Lapangan Merdeka, Bone, Jumat (2 Oktober 2026).
Di tengah aktivitas olahraga, BupAAS tiba-tiba menghentikan langkahnya. Perhatiannya tertuju kepada sejumlah petugas kebersihan yang sedang menjalankan tugas membersihkan kawasan tersebut.
BupAAS kemudian menghampiri petugas dan berbincang sejenak.
Bukan sekadar memberikan arahan, ia justru turun langsung memberikan contoh bagaimana menjalankan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab.
Meski tubuhnya masih bercucuran keringat usai berolahraga, BupAAS mengambil sapu yang digunakan petugas kebersihan.
Dengan sederhana, ia memperagakan cara membersihkan area hingga ke sudut-sudut yang kerap luput dari perhatian.
Gerakannya seolah ingin menyampaikan pesan bahwa tidak ada pekerjaan yang boleh dilakukan setengah hati, terlebih ketika pekerjaan tersebut merupakan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di hadapan para petugas, BupAAS memberikan wejangan agar mereka senantiasa bersemangat dalam bekerja dan tidak bekerja sekadar menggugurkan kewajiban.
Menurutnya, setiap pekerjaan memiliki nilai dan tanggung jawab masing-masing. Karena itu, pekerjaan harus dijalankan dengan keikhlasan dan diselesaikan dengan sebaik-baiknya.
“Bekerja harus ikhlas dan tuntas,” menjadi pesan yang ditekankan BupAAS kepada para petugas.
Momen sederhana tersebut pun menjadi gambaran tentang bagaimana seorang pemimpin memberikan motivasi melalui tindakan. Bukan hanya meminta orang lain bekerja dengan baik, tetapi bersedia turun langsung menunjukkan bagaimana sebuah pekerjaan dilakukan dengan sungguh-sungguh.
Bagi BupAAS, kebersihan Lapangan Merdeka bukan semata persoalan lingkungan yang harus dijaga.
Di baliknya ada tangan-tangan para petugas kebersihan yang setiap hari bekerja agar ruang publik tetap nyaman digunakan masyarakat.
Karena itu, penghargaan terhadap mereka tidak cukup hanya melalui ucapan. Semangat dan perhatian seorang pemimpin juga dapat menjadi energi bagi para petugas untuk terus menjalankan tugasnya.
Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan, pesan BupAAS pagi itu terasa sederhana namun bermakna: apapun pekerjaan yang diemban, lakukan dengan hati, jangan asal selesai, dan tuntaskan dengan penuh tanggung jawab.
Sebab pada akhirnya, sebuah pekerjaan bukan hanya tentang apa yang terlihat, tetapi tentang seberapa tulus seseorang menjalankan amanah yang dipercayakan kepadanya. (red)















