BupAAS: HUT TNI Momentum Memperkuat Sinergi untuk Bone yang Aman dan Maju

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, pengabdian, serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA.ID — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, pengabdian, serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Menurut BupAAS, perjalanan panjang TNI menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kehadiran TNI tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan dan membantu masyarakat.

“HUT TNI adalah momentum untuk menghargai pengabdian dan perjuangan seluruh prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan negara serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tutur BupAAS.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, sinergi bersama TNI merupakan kekuatan penting dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh sektor pertanian, ketahanan pangan, sosial kemasyarakatan hingga penanganan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

BupAAS menilai, semangat gotong royong dan kebersamaan yang selama ini terbangun antara pemerintah daerah, TNI-Polri dan masyarakat harus terus dipelihara.

“Kita ingin membangun Bone dengan semangat kebersamaan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. TNI, Polri, tokoh masyarakat, pemuda, dunia usaha dan seluruh masyarakat memiliki peran masing-masing dalam membangun daerah,” katanya.

TNI dan Ketahanan Pangan

Salah satu sektor yang mendapat perhatian adalah ketahanan pangan. Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah sentra pertanian di Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Dalam konteks tersebut, BupAAS melihat keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pertanian sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Sinergi di lapangan, kata dia, menjadi modal penting untuk memastikan program pemerintah dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung kepada petani.

“Ketahanan pangan adalah bagian dari kekuatan bangsa. Karena itu, kolaborasi pemerintah daerah dengan TNI sangat penting untuk memastikan petani semakin kuat, produksi meningkat dan kesejahteraan masyarakat terus tumbuh,” jelasnya.

Menjaga Persatuan

Lebih jauh, BupAAS menekankan bahwa semangat HUT TNI juga harus dimaknai sebagai ajakan untuk menjaga persatuan dan stabilitas daerah.

Menurutnya, pembangunan membutuhkan suasana yang aman, kondusif dan penuh kebersamaan. Dengan kondisi tersebut, masyarakat dapat bekerja dan beraktivitas dengan tenang, sementara pemerintah dapat menjalankan agenda pembangunan secara optimal.

BupAAS pun menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit TNI, khususnya yang bertugas di Kabupaten Bone, atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan masyarakat.

“Selamat HUT TNI. Terima kasih atas pengabdian, dedikasi dan kerja keras seluruh prajurit TNI. Mari terus bersinergi, bergandengan tangan dan menjaga Bone agar tetap aman, damai dan semakin maju,” pungkasnya.

Bagi BupAAS, TNI kuat, rakyat kuat, dan sinergi yang kokoh menjadi modal penting untuk mewujudkan Bone yang lebih maju, mandiri dan berdaya saing. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *