BONE, NALARMEDIA — Rasa solidaritas dan kepedulian ditunjukkan Ketua BPC HIPMI Kabupaten Bone, Andi Sinrang, bersama Ketua Umum HIPMI Syariah Sulawesi Selatan, Haji Bahtiar, dengan mengunjungi langsung lokasi kebakaran gudang percetakan milik CV Trias Muda di Jalan Manurunge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (15 Mei 2026).
Kedatangan kedua tokoh pengusaha muda tersebut menjadi bentuk dukungan moril kepada pemilik usaha yang tengah menghadapi musibah kebakaran.
Di lokasi kejadian, Andi Sinrang dan Haji Bahtiar meninjau langsung kondisi gudang yang mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah.
Suasana penuh keprihatinan terlihat saat keduanya menyaksikan sisa material bangunan dan peralatan percetakan yang hangus terbakar.
Mereka juga menyempatkan diri berbincang dengan pihak perusahaan dan memberikan semangat agar tetap kuat menghadapi cobaan tersebut.
Ketua BPC HIPMI Bone, Andi Sinrang mengatakan kehadiran mereka merupakan bentuk nyata kepedulian dan solidaritas sesama pengusaha muda di Kabupaten Bone.
Menurutnya, dalam dunia usaha, kebersamaan dan saling menguatkan menjadi hal penting, terutama ketika ada rekan pengusaha yang tertimpa musibah.
“Kehadiran kami di sini sebagai wujud kepedulian sesama pengusaha muda. Kita harus saling merangkul dikala suka maupun duka agar bisa bangkit lebih cepat dan lebih baik lagi,” ujar Andi Sinrang.
Sementara itu, Ketua Umum HIPMI Syariah Sulsel, Haji Bahtiar juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami CV Trias Muda.
Ia berharap pemilik usaha diberikan ketabahan dan kekuatan untuk kembali bangkit menjalankan usahanya.
Menurutnya, musibah seperti ini menjadi pengingat pentingnya solidaritas antar pelaku usaha agar tetap saling mendukung di tengah tantangan yang dihadapi.
Kunjungan tersebut mendapat apresiasi dari pihak CV Trias Muda. Kehadiran para pengurus HIPMI dinilai menjadi suntikan semangat dan motivasi di tengah kondisi sulit pascakebakaran.
Peristiwa kebakaran gudang percetakan tersebut sebelumnya mengundang perhatian masyarakat sekitar karena kobaran api sempat membesar dan menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan serta perlengkapan usaha di dalamnya.
Melalui kunjungan itu, HIPMI Bone dan HIPMI Syariah Sulsel menunjukkan bahwa hubungan antar pengusaha bukan hanya sebatas jaringan bisnis, tetapi juga ikatan solidaritas dan kepedulian kemanusiaan ketika salah satu anggota menghadapi musibah. (red)















