MAKASSAR, NALARMEDIA — Ada kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata ketika perjuangan panjang seorang anak akhirnya berbuah prestasi.
Kebahagiaan itu kini dirasakan Plt Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Bone, Kasdar, S.T., M.Si., bersama sang istri, Hj. Darmawati, S.Pd., M.Pd., seorang guru.
Putri sulung mereka, drg. Nurul Istiqamah, S.KG, resmi menyandang gelar Dokter Gigi setelah menyelesaikan pendidikan profesi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.
Nurul mengikuti prosesi Wisuda Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang digelar di Lotus Hall, Power Point Hotel, Makassar, Sulsel, Rabu (26 Agustus 2026).
Momen tersebut menjadi puncak dari perjalanan pendidikan yang tidak singkat. Bukan hanya berhasil menyelesaikan pendidikan, Nurul juga menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Cumlaude (Pujian) dengan IPK 3,78, sekaligus tercatat sebagai peraih Nilai Terbaik 4.
Prestasi itu menjadi kebanggaan besar bagi keluarga. Lebih dari sekadar angka dan gelar akademik, keberhasilan Nurul menjadi bukti bahwa kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, serta doa yang terus dipanjatkan pada akhirnya mampu mengantarkan seseorang pada titik yang membanggakan.
Nurul merupakan anak pertama dari empat bersaudara, buah hati pasangan Kasdar dan Hj. Darmawati.
Perjalanan pendidikannya ditempa sejak usia dini hingga berhasil menyelesaikan pendidikan kedokteran gigi.
Ia mengawali pendidikan di TK Pembina, kemudian melanjutkan ke SD Inpres 5/81 Tibojong, MTsN 1 Bone, dan SMAN 1 Bone.
Setelah itu, Nurul menempuh pendidikan Sarjana Kedokteran Gigi dan melanjutkan Program Profesi Dokter Gigi di Universitas Muslim Indonesia Makassar.
Bagi kedua orang tuanya, perjalanan tersebut tentu menyimpan cerita panjang tentang doa, pengorbanan, dukungan, dan kesabaran.
Kasdar mengaku bahagia sekaligus bersyukur atas pencapaian yang diraih putrinya.
“Alhamdulillah, apa yang dicapai Nurul Istiqamah ini merupakan anugerah Allah SWT sekaligus buah dari perjuangan yang telah dilalui. Ada doa dan kerja keras Ananda selama menempuh pendidikan,” tutur Kasdar.
Ia berharap ilmu yang telah diperoleh putrinya tidak berhenti pada gelar akademik semata, tetapi dapat menjadi jalan pengabdian dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami sebagai orang tua berharap ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi amal kebaikan. Tetap rendah hati dan terus mengabdi dengan penuh keikhlasan,” lanjutnya.
Pesan tersebut seolah menjadi doa seorang ayah yang ingin melihat anaknya tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
Adapun drg. Nurul Istiqamah mengatakan keberhasilan yang diraihnya dipersembahkan kepada kedua orang tua, keluarga, para guru, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama perjalanan pendidikannya.
Menurut Nurul, kesuksesan tidak pernah datang dengan mudah. Di balik toga dan gelar dokter gigi yang kini disandangnya, ada proses panjang yang membutuhkan perjuangan, kerja keras, kedisiplinan, dan doa.
“Hormati kedua orang tua, karena tanpa ridho dan doa mereka, setinggi apa pun gelar yang kita miliki tidak akan memiliki arti,” ucap Nurul.
Ia pun berharap ilmu yang dimilikinya dapat menjadi bekal untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.
“Semoga saya bisa mengabdikan ilmu ini untuk masyarakat dan menjadi dokter yang amanah,” tambahnya.
Capaian Nurul juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bone. Putri daerah itu berhasil menuntaskan pendidikan profesinya dengan prestasi akademik yang membanggakan, sekaligus membawa nama daerah melalui pencapaiannya.
Di sisi lain, keberhasilan Nurul seolah melengkapi cerita pengabdian sang ayah. Kasdar dikenal sebagai ASN yang juga menorehkan prestasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Konstruksi Kabupaten Bone yang dipimpinnya berhasil dinobatkan sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkinerja terbaik pada Evaluasi Kinerja Kepala Perangkat Daerah Semester I Tahun 2026.
Kini, kebahagiaan keluarga Kasdar hadir dari dua sisi: pengabdian seorang ayah di pemerintahan dan pencapaian seorang putri di dunia pendidikan.
Gelar drg. yang kini melekat pada nama Nurul bukan sekadar rangkaian huruf di depan nama. Di baliknya terdapat doa panjang orang tua, perjuangan seorang anak, dukungan keluarga, serta harapan agar ilmu yang diperoleh kelak menjadi jalan pengabdian.
Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa prestasi terbaik seorang anak sering kali menjadi hadiah terindah bagi orang tua yang tak pernah lelah mendoakan. (red)















