BONE, NALARMEDIA — Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi hari kemenangan setelah melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Bagaimana memaknainya?
Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bone, Andi Adil Fadli Lura mengatakan, kembali suci dan fitrah Idulfitri adalah sarana membersihkan hati dari dosa dan noda setelah sebulan penuh ibadah, kembali ke fitrah Islamiyah yang bersih dan benar.
“Evaluasi dan kemenangan diri. Kemenangan sejati bukan pada baju baru, melainkan hati yang bersih dan jiwa yang dekat dengan Allah,” tutur Andi Adil Fadli Lura.
“Idulfitri menjadi momen refleksi apakah ibadah Ramadan berhasil membentuk karakter yang lebih baik,” sambungnya.
Andi Adil Fadli Lura melanjutkan, saling memaafkan Idulfitri menekankan pentingnya membersihkan diri dari dosa sosial dengan saling memaafkan tulus, menghapus dendam, dan memperbaiki silaturahmi. (red)















