BONE, NALARMEDIA — Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Watampone menggelar Tax Gathering, di Hotel Novena, Kamis (6 Juni 2024).
Gelaran silaturahmi KPP Pratama Watampone ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.
Pada gelaran diskusi, Pengusaha asal Bone, Haji Bahtiar menyampaikan, sebagai pengusaha butuh bimbingan dalam pengelolaan keuangan perpajakan.
Haji Bahtiar terbuka untuk itu. Apalagi dia sadar, pajak yang dikeluarkan dimanfaatkan untuk pembangunan negara.
Apalagi pelayanan KPP Pratama Watampone, kata Haji Bahtiar seperti gayung bersambut.
“Terkait pelayanan Kantor Pajak Watampone luar biasa, saya rasakan adalah cepat responsnya dari KPP Watampone. Saya jarang ke kantor pajak, tetapi komunikasi sering (dengan KPP Watampone,red),” ungkap Haji Bahtiar.
Haji Bahtiar membandingkan dengan pelayanan dahulu dengan sekarang di KPP Pratama Watampone.
“Jauh dengan yang dulu. Sekarang jauh lebih baik dan kita sebagai pengusaha diberikan banyak pengetahuan mengatur keuangan,” sambungnya.
Besar harapan kami pengusaha
Sementara itu, Kepala KPP Pratama Watampone, Matheus Adhiatera menyampaikan, KPP Pratama Watampone terus berusaha memberikan pelayanan terbaik.
Namun, Matheus menyadari, kinerja Kantor Pajak Watampone salah satu indikator penilaiannya seberapa besar kontribusi penerimaan yang sudah dicapai.
“Untuk Watampone dari target penerimaan Rp495 miliar, sampai saat ini (Rabu, 5 Juni 2024) sudah terkumpul 33 persen masih ada 67 persen,” ucap Matheus.
Lebih lanjut, Matheus dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendapatan negara berasal dari pajak.
Khusus untuk tiga daerah, yakni Kabupaten Bone, Wajo, dan Soppeng target penerimaan KPP Pratama Watampone sebanyak Rp495 miliar.
“Mohon bantuan mengingatkan satker agar tertib membayar pajak. Mudah-mudahan GAP yang ditransfer pusat dan target penerimaan bisa kecil,” harap Matheus. (red)















